Diduga Bunuh Diri Ternyata Seorang Wanita Tewas Di Tangan Sang Suami

Ada seorang wanita yang telah ditemukan tewas didalam kamar rumahnya sendiri di wilayah Tambelang, Kabupaten kota Bekasi, dimana luka lebam dalam leher korban yang pada sebelumnya telah dilaporkan karena gantung diri, namun yang mengejutkannya adalah ternyata dibunuh oleh suaminya sendiri.

Diduga Bunuh Diri Ternyata Seorang Wanita Tewas Di Tangan Sang Suami

Seperti yang sudah ditayangkan dalam acara berita Patroli Siang Indosiar, hari Selasa (5/9/2017), dimana ada banyak tangis histeris Sopinah yang menyelimuti kedatangan dari sang jenazah putrinya yaitu Intan Sarni di Rumah Duka Desa Sukarapih, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi.

Dimana seluruh anggota keluarga beserta tetangga tak mengira, mengira bahwa wanita yang masih berumur 20 tahun itu telah wafat di tangan suaminya yang bernama Ruki Haryanto.

Dimana pembunuhan Intan Sarni itu terjadi pada hari Kamis, tanggal 31 Agustus 2017 waktu subuh. Dan kematian sang korban awalanya dilaporkan oleh suaminya, karena menurut pengakuan Ruki Haryanto kepada anggota keluarga istrinya yang baru saja dinikahi dalam waktu 1 tahun tersebut telah meninggal dunia akibat gantung diri dengan luka yang lebam pada bagian leher.

Tetapi karena keahlian serta kejelian pihak kepolisian yang tiba langsung di lokasi, dimana luka lebam pada bagian leher korban telah dicurigai bukan karena dari gantung diri. Untuk memastikan penyebab dari kematian korban, polisi Polsek Tambelang langsung membawa sang jenazah ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, daerah Jakarta Timur, agar bisa menjalani autopsi. Dan dari hasil olah tkp dan autopsi, aparat polisi menyimpulkan bahwa putri ketiga dari empat bersaudara itu telah tewas akibat dicekik oleh sang suami di dalam kamar tidurnya.

Akhirnya pihak polisi langsung menangkap Ruki Haryanto tidak lama setelah kejadian pembunuhan. Dimana pemuda yang berusia 24 tahun itu akhirnya mengakui perbuatannya disebabkan rasa kesal dengan sifat cemburu dari korban yang berlebihan, dan mereka juga sempat beradu mulut hanya karena sang pelaku memberikan uang kepada orangtuanya tanpa sepengetahuan sang istri.

Seorang Ibu Dibunuh Oleh Anakanya Di Sungai

Masyarakat digegerkan atas temuan jenazah wanita yang terapung di Sungai Serimah, kota Serdang Bedagai, Sumatera Utara, pada hati Senin 28 Agustus sore, untuk mengetahui kisah tragis sang korban. Dimana Wanita itu telah tewas karena dibunuh dan yang mengagetkan bahwa pelakunya adalah anak kandungnya sendiri.

Seorang Ibu Dibunuh Oleh Anakanya Di Sungai

Seperti yang sudah ditayangkan oleh Patroli Siang Indosiar, pada hari Rabu (30/8/2017), kota Sangkot Marpaung, dimana pelaku sekaligus juga anak dari sang korban ditangkap langsung oleh petugas dari Polsek Bandar Khalipah, Tebing Tinggi, hari Selasa 29 Agustus.

Dugaan kuat, pria yang kini telah berusia 37 tahun itu telalh membunuh ibu kandungnya yang bernama Sofi Boru Parhusif karena mengidap penyakit jiwa yang diderita oleh sang pelaku telah kambuh. Dan masih belum jelas bagaimana cerita mulanya, akan tetapi tubuh korban sudah dipenuhi dengan banyak luka bacokan dari senjata tajam pada sekujur tubuh korban.

Serta jenazah dari korban kemudian langsung dibuang oleh sang pelaku ke sungai. Pelaku mengaku mendengar telah bisikkan gaib agar dengan segera dirinya menghabisi nyawa dari sang ibundanya sendiri.

Kejadian tersebut mulai bisa terungkap setelah anggota sanak keluarga Sofi langsung melaporkan kehilangan korban kepada pihak kepolisian.

Dan kini jenazah Sofi Parhusif yang telah mengapung di Sungai Serimah itu sangat mengejutkan para warga Desa Gelam. Dimana jenazah korban sudah ditemukan pada hari Senin sore itu telah terdapat banyak bekas bacokan dan sayatan dari benda tajam.

Dan sampai saat ini, anggota kepolisi masih mengunggkap dan menyelidiki pengakuan pelaku sekaligus memeriksa kondisi kejiwaan dari anak kandung korban yang tega membunuh ibunya tersebut.

Kisah Bayi Debora Menjadi Pelajaran Bagi Semua Rumah Sakit

Jakarta – Lembaga Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) akan segera menindaklanjuti kejadian atas meninggalnya bayi yang bernama Tiara Deborah Simanjorang dalam uasia 4 bulan. Dan dari pihak keluarga serta Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres juga akan segera langsung dimintai keterangan.

Kisah Bayi Debora Menjadi Pelajaran Bagi Semua Rumah Sakit

Dengan Meninggalnya bayi yang bernama Deborah diduga disebabkan keterlambatan penanganan pada saat bayi dalam keadaan kondisi kritis. “Keterangan serta informasi yang akan dikumpulkan pada saat nanti bisa menjadi pertimbangan bagi lembaga BPKN dalam bersikap serta memberi rekomendasi kepada anggota pemerintah,” ujar anggota BPKN 2017-2020, yaitu Rizal E Halim, seperti yang dikutip dari Antara pada hari Minggu (10/9/2017).

Sedangkan BPKN pun juga akan berkoordinasi dengan lembaga Kementerian Kesehatan serta Komisi Ombudsman Nasional. Dan Rizal juga berharap kepentingan kemanusiaan akan lebih dikedepankan pada saat-saat genting.

“Kita juga berharap pada saat dihadapkan dalam masalah kemanusiaan, maka semua kepentingan komersial ada juga baiknya dikesampingkan untuk sementara,” kata dia.

Dan Rizal juga mengatakan, bahwa kasus meninggalnya bayi yang bernama Deborah di RS Mitra Keluarga Kalideres bisa menjadi momentum untuk menata semua layanan rumah sakit dalam skala nasional.

“Serta Layanan dari rumah sakit juga harus dapat menyeimbangkan antara kepentingan bisnis atau kepentingan kemanusiaan,” kata dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI) tersebut.

Dan Rizal juga mengakui memang keduanya seringkali tidak akan sejalan. Tetapi, manajemen rumah sakit seyogyanya bisa bijak dalam menyikapi kasus per kasus.

Sedangkan di sisi lain, Rizal juga berharap seluruh rumah sakit untuk segera mengikutsertakan diri ke dalam program BPJS Kesehatan yang saat ini sudah berjalan sejak 2014. Karena Hal ini bisa sejalan dengan Nawa Cita Presiden Jokowi, khususnya dalam memberikan rasa keadilan bagi seluruh umat masyarakat Indonesia.

Kesalahan Ketika Mengola Uang Untuk Anak

Jakarta – Ketika kita menjadi orang tua tentu semuanya menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Dan Ssegala usaha akan mereka lakukan agar bisa membahagiakan anak mereka. Apalagi, jika kita masih terbilang orangtua yang baru.

Kesalahan Ketika Mengola Uang Untuk Anak

Tetapi, sadarkah jika tidak semua yang kita lakukan untuk anak itu baik? Ada beberapa kesalahan keuangan bagi anak. Pasti kita sering melakukannya tanpa ras sadar. Dan inilah beberapa kesalahan pada orang tua yang paling sering sekali dilakukan, dan bagaimana cara kita bisa menghindarinya seperti yang sudah dikutip dari halaman Forbes, pada hari sabtu (12/8/2017):

1. Percaya Bahwa Anak Anda Juga Harus Mmempunyai yang dimiliki Oleh Anak Lain

Banyak sekali orangtua yang beranggapan bahwa anak-anak mereka seharusnya bisa memiliki apa yang teman dan rekan mereka juga miliki. Salah pengertian ini mungkin bisa dipengaruhi oleh masa kecil kita. Jika kita tumbuh dalam keadaan yang kurang dibandingakan dengan anak-anak lain, maka anda tak menginginkan hal itu terjadi pada diri anak-anak kita. Karena dengan seperti itu adalah penyebab terbesar kenapa kita ingin bisa sukses demi anak-anak.

Solusinya adalah : Berhenti serta pikirkan. Mengapa saya mempertimbangkan untuk membeli ini untuk anak-anak saya? Apakah akan membantu mereka lebih baik di sekolah? Apakah akan menambah pengayaan budaya mereka? Akankah ini membantu mereka mengembangkan keterampilan yang mereka butuhkan? Atau apakah itu akan mendongkrak daya tarik sigap mereka?

Tidak ada yang salah dengan memiliki hal-hal yang baik. Akan tetapi, ketika anak-anak mendapatkan sesuatu tanpa menyadari jumlah uang yang dikeluarkan perlu bijak menyikapinya.

Marquez Juara Di Misano

Jakarta – Marc Marquez dengan sukses yang fantastis bisa menjadi juara pada balapan seri MotoGP San Marino di Sirkuit Misano, pada hari Minggu (10/9/2017). Pembalap Repsol Honda ini menjadi yang tercepat setelah mengalahkan kecepatan pembala Ducati, Danilo Petrucci di pada lap terakhir.

Dengan adanya hujan tentu membuat pertandingan menjadi terasa sangat sulit. Dan ada enam pembalap seperti Tito Rabat, Andrea Iannone, Sam Lowes, Aleix Espargaro, Hector Barbera dan Jorge Lorenzo yang akhirnya tidak bisa menyelesaikan pertandingan.

Marquez Juara Di Misano

Meskipun tidak memimpin balapan sejak dari awal, Mark Marquez sukses bisa menjaga kesempatan tersebut. Dirinya bisa berada diposisi ked dua sepanjangan balapan berlangsung pada saat Lorenzo atau Petrucci memimpin balapan.

Tetapi sayangnya Lorenzo hanya mampu mengikuti balapan hingga 7 lap saja. Dia harus mengalami terpenteal dari motornya ketika melewati tikungan keenam dalam Sirkuit Misano itu.

Dan pada saat menjelang lap terkhir, Marquez juga sukses merapatkan motor bersama Petrucci. Dan samapi balapan akan berakhir Marquez mampu memimpin balapan sehingga dirinya bisa menjadi juara di Misano.

Jadwal Timnas U-19 Dalam Piala AFF 2017

Jakarta – Timnas U-19 Indonesia bisa beraksi dengan bagus dalam pertandingan pembuka Piala AFF U-18, pada hari Selasa (5/9/2017). Pertandingan tersebut berlangsung di Thuwunna Stadium, Yangon, anak asuh dari Indra Sjafri sukses mengalahkan tim tuan rumah yaitu Myanmar dengan skor 2-1.

Egy Maulana Vikri pada saat itu tampil menjadi ujung tombak timnas Garuda Nusantara. Dan sosok pemain kelahiran asal Medan itu mampu mencetak dua gol kemenangan dengan skor 2-1 untuk Indonesia.

Jadwal Timnas U-19 Dalam Piala AFF 2017

Meskipun pada kenyataannya, timnas U-19 sempat mengalami ketinggalan terlebih dahulu melalui gol Myat Kaung Khant pada saat menit ke-28. Akan tetapi, Egy beserta kawan-kawan bisa bangkit dari keterpurukan di pertandingan babak kedua dan bisa sukses mengakhiri pertandingan dengan hasil kemenangan.

Dan pada saat di pertandingan ke 2 Grup B Piala AFF U-18, timnas Indonesia U-19 akan bertemu dengan Filipina di stadion yang sama tersebut. Bila sampai menang lagi, tentu peluang untuk menuju semifinal akan lebih terbuka lebar lagi.

Pengaturan Skor Dalam Pertandingan?

Jakarta – Kejuaraan Sea Games 2017 sudah selesai dari sepuluh hari yang lalu. Dimana negara Thailand mampu mendapatkan medali emas dengan mengalahkan Malaysia dengan skor 1-0 di Shah Alam Stadium, pada tanggal 29 Agustus 2017.

Tetapi, sampai detik ini pertandingan bola di Sea Games masih menjadi bahan pembicaraan yang sangat hangat. Hal itu disebabkan karena media Thailand (The Nation) serta Singapura (The Strait Times) menduga bahwa adanya indikasi pengaturan skor dalam 3 pertandingan.

Pengaturan Skor Dalam Pertandingan?

Pengaturan ini tidak membicaran siapa yang menjadi pemenang, akan tetapi lebih ke arah skor terakhir. Dan 3 pertandingan tersebut adalah Malaysia 3-1 Laos, Vietnam 4-1 Kamboja, serta Thailand 3-0 Kamboja.

Dan ada Analis bursa taruhan yang berasal dari Italia, yaitu Ivo Romano, telah melihat bahwa ada pertanda pengaturan skor didalam pertandingan Malaysia vs Laos. Pemikiran itu muncul karena melihat gol ke3 Malaysia yang terjadi pada menit ke-90+4.

Dan juga ada seorang analis lainnya yang tak ingin disebutkan namanya juga setuju dengan penilaian Ramano. Beliau mengatakan, “Bahwa pada saat terjadi skor 2-1, skor yang telah dipertaruhkan tersebut adalah 3-1. Dimana bagi dirinya kehebatan Malaysia yang bisa menang dengan skor 3-1 dengan menciptakan gol terakhir merupakan kejadian yang sangat tidak biasa sekali.”

Strategi permainan seperti itu memang tidak dapat dijadikan sebagai alat bukti kuat bahwa adanya pengaturan dalam skor pada pertandingan sepak bola SEA Games 2017. Tetapi, hal tersebut bisa menjadi bocoran bahwa sampai saat ini masih ada skandal pengaturan skor dalam level sepak bola di Asia Tenggara.