Indonesia Bisa Buktikan Perkembangan Startup di Hadapan Para Investor AS

Beberapa hari lalu tim dari Kominfo membawa misi dari Indonesia agar bisa berkunjung ke Silicon Valley, San Fransisco, Amerika Serikat. Tidak hanya berkunjung, tetapi sekaligus memaparkan kondi dalamsi perkembangan startup Tanah Air di dalam hadapan para venture capital atau investor di dalam sana.

Indonesia Bisa Buktikan Perkembangan Startup di Hadapan Para Investor AS

di dalamkutip dari keterangan tertulis Kementrian Komunikasi serta Informatika (Kominfo), mereka membawa dua misi. Pertama adalah memberikan update mengenai perkembangan startup di dalam Indonesia dalam dua tahun terakhir, serta menbisakan insight dari para investor. Kedua adalah mempertemukan startup lokal seperti siapa mensehingga dalam unicorn atau memiliki valuasi hingga USD1 miliar.

Oleh sebab itu, dengan instruksi dari Menkominfo Rudi dalamantara, maka rombongan tim Kominfo berkunjung tidak hanya dengan para startup lokal seperti di dalamproyeksikan mensehingga dalam the next startup unicorn, tetapi juga dengan dua startup lokal seperti sudah berhasil mensehingga dalam unicorn, yaitu Go-Jek serta Tokopedi dalama.

Rudi dalamantara seperti hadi dalamr lewat video conference di dalam hadapan para investor asing memberikan sambutan sekaligus penjelasan mengenai betapa berkembangannya startup di dalam Indonesia terlebih sejak Presiden Joko Widodo di dalam tahun 2016 berkunjung langsung ke Silicon Valley. Oleh sebab itu, Rudi dalamantara sangat bersemangat serta optimistis saat memberikan sambutan kepada para investor startup di dalam Amerika Serikat.

Ada 12 startup lokal seperti ikut berkunjung ke Silicon Valley agar bisa bertemu langsung dengan para investor. Mulai dari Modalku, Jaringan TADA, Koinworks, Cermati, Cashlez, serta Crowdlendi dalamng seperti semuanya bergerak di dalam layanan fintech.

Kemudi dalaman ada Adskom seperti menawarkan periklanan di dalamgital. Kemudi dalaman PlazaKamera.com, Qrave, serta TaniHub seperti merupakan layanan marketplace. Lalu ada Snapcart seperti menawarkan big data berisi insight dari konsumen serta Agate sebagai studi dalamo game.

12 startup lokal tersebut di dalampertemukan oleh tim Kominfo dengan beberapa venture capital besar di dalam Amerika Serikat, sama dengan Overeigns Capital, Softbank, Google, F50, 500 Startups, GSV, Amasia, Immersive, Pacific Technology Partners, PV Global, di dalamamond Head Ventures, Axonne, Elixir Capital, 1955 Capital, Angel Labs, Hanover Partners, Professor at Hult, serta Crop Enhancement.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *