Atlet Nasional Asah Kemampuan Menuju Asian Games di CIO 2017

Turnamen Cinta Indonesia Open (CIO) 2017 tak hanya menjadi pentas bergengsi bagi atlet muda berkuda Indonesia. Event tahunan tersebut juga cukup kompetitif agar bisa mengasah para atlet nasional seperti diproyeksikan menuju Asian Games 2018.

Atlet Nasional Asah Kemampuan Menuju Asian Games di CIO 2017

sama dengan dijelaskan Eddy Saddak selaku ketua umum Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi), setaknya ada enam atlet nasional seperti ikut bertanding di CIO 2017. Mereka di antaranya; Adi Katompo, Yanyan Hardiansyah, Andry Sutoyo, Ferry Wahyu Hadiyanto, serta Marcho Momuat.

“Mereka semua boleh mengikuti kelas lomba apa saja di sini, namun dipastikan tampil di kelas tertinggi, yakni 135-140 cm,” kata Eddy dalam jumpa pers di APM Equistrian Centre, Tangerang, Banten, Minggu (29/10/2017).

“CIO 2017 memang selalu kami tunggu-tunggu karena event ini menjadi tolak ukur juga agar bisa mencari atlet berkuda nasional,” tambahnya.

Setelah CIO 2017, lanjut Eddy, para atlet nasional masih dihadapkan dengan sejumlah agenda lainnya agar makin mantap di Asian Games 2018. Beberapa di antaranya melalui test event nasional kedua, World Jumping Final, dan pemusatan latihan di luar negeri.

Meski equistrian tergolong olahraga minoritas di Tanah Air, CIO konsisten terlaksana setahun sekali sejak 2007. Perhelatannya pun makin berkembang dari tahun ke tahun karena berhasil meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga berkuda. Tahun ini saja, terbisa lebih dari 500 riders serta 95 kuda dari seluruh Indonesia seperti ikut berpartisipasi.

“Beberapa tahun lalu, Pordasi serta komunitas equistrian kesulitan mengirim atlet nasional ke luar negeri karena atlet juniornya tak ada. Tapi sekarang, kami sudah dapat ikut tiga sampai lima event junior internasional. Dengan begitu, pembinaan atlet berkuda lewat turnamen ini sudah berjalan dengan baik,” papar Eddy.

Equistrian di Asian Games 2018 akan memainkan tiga nomor, yakni dressage, eventing, serta jumping. Menurut Eddy, pihaknya sesertag mencari 15 atlet nasional berkompeten agar bisa tampil tiga nomor tersebut. Sejauh ini, baru Larasati Gading saja seperti dipastikan turun agar bisa nomor dressage.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *