Bangkitkan Gairah Pasangan Selepas Kerja

Pada saat kalian lelah pulang kerja, jangankan dapat mengajak pasangan dalam bercinta, dimana tenaga kalian sendiri saja rasanya sudah tidak ada.

Di dalam tengah kesibukan masyarakat urban, waktu bermesraan bersama sang pasangan kadang hanya dapat dilakukan selesai pulang kerja, mengingat akhir pekan lebih sering digunakan untuk acara keluarga. Selelah-lelahnya kalian, pasti akan bergairah kembali jika cara berikut dilakukan di rumah.

Bangkitkan Gairah Pasangan Selepas Kerja

Nyalakan musik Terlebih Dahulu

Begitu tiba di rumah segera nyalakan musik yang menenangkan atau mengingatkan kalian saat kencan pertama. Biarkan musiknya mengalun lembut memenuhi kamar kalian. Saat melihat pasangan, kalian akan mengingatnya saat pertama kali bertemu atau kencan di masa lalu.

Letakkan rugs Dalam posisi di dekat pintu masuk

Hal pertama yang bisa kalian lakukan saat memasuki rumah adalah dengan melepas sepatu, meninggalkannya di rak sepatu, lalu melangkah masuk ke rumah. Coba letakkan rugs atau karpet lembut sehalus bulu hewan di depan pintu setelah kalian masuk.

Begitu kalian melangkah dan kaki kalian menyentuh rugs lembut itu, dijamin kalian akan menjadi lebih rileks. Biasanya, nih, sentuhan lembut di telapak kaki akan membuat kalian menjadi ingin disentuh pasangan.

Kesalahan Ketika Mengola Uang Untuk Anak

Jakarta – Ketika kita menjadi orang tua tentu semuanya menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Dan Ssegala usaha akan mereka lakukan agar bisa membahagiakan anak mereka. Apalagi, jika kita masih terbilang orangtua yang baru.

Kesalahan Ketika Mengola Uang Untuk Anak

Tetapi, sadarkah jika tidak semua yang kita lakukan untuk anak itu baik? Ada beberapa kesalahan keuangan bagi anak. Pasti kita sering melakukannya tanpa ras sadar. Dan inilah beberapa kesalahan pada orang tua yang paling sering sekali dilakukan, dan bagaimana cara kita bisa menghindarinya seperti yang sudah dikutip dari halaman Forbes, pada hari sabtu (12/8/2017):

1. Percaya Bahwa Anak Anda Juga Harus Mmempunyai yang dimiliki Oleh Anak Lain

Banyak sekali orangtua yang beranggapan bahwa anak-anak mereka seharusnya bisa memiliki apa yang teman dan rekan mereka juga miliki. Salah pengertian ini mungkin bisa dipengaruhi oleh masa kecil kita. Jika kita tumbuh dalam keadaan yang kurang dibandingakan dengan anak-anak lain, maka anda tak menginginkan hal itu terjadi pada diri anak-anak kita. Karena dengan seperti itu adalah penyebab terbesar kenapa kita ingin bisa sukses demi anak-anak.

Solusinya adalah : Berhenti serta pikirkan. Mengapa saya mempertimbangkan untuk membeli ini untuk anak-anak saya? Apakah akan membantu mereka lebih baik di sekolah? Apakah akan menambah pengayaan budaya mereka? Akankah ini membantu mereka mengembangkan keterampilan yang mereka butuhkan? Atau apakah itu akan mendongkrak daya tarik sigap mereka?

Tidak ada yang salah dengan memiliki hal-hal yang baik. Akan tetapi, ketika anak-anak mendapatkan sesuatu tanpa menyadari jumlah uang yang dikeluarkan perlu bijak menyikapinya.