Presiden Tengok Bandara Internasional Jabar

Presiden Joko Widodo meninjau Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB). Dia telah bertolak menuju Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Sekitar pukul 13.00 WIB, Selasa, 17 April 2018, Presiden berangkat menuju Pangkalan TNI AU Husein Sastranegara, Kota Bandung. Dia menumpangi Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Presiden didampingi beberapa pejabat. Mereka adalah Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono.

Rombongan tiba Pangkalan TNI AU Husein Sastranegara, Kota Bandung, pukul 14.05 WIB. Mereka kemudian berganti menggunakan helikopter Super Puma TNI AU langsung menuju Kabupaten Majalengka untuk meninjau proyek BIJB, Kertajati.

Selesai meninjau BIJB, Presiden kembali menggunakan helikopter Super Puma TNI AU menuju Pangkalan TNI AU Husein Sastranegara, Kota Bandung. Pada malam harinya, Presiden menghadiri peringatan hari lahir ke-58 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Gedung Sasana Budaya Ganesa, Kota Bandung.

Presiden tak bermalam di Tanah Pasundan. Selesai menghadiri acara PMII, Presiden dan rombongan akan kembali ke Jakarta dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

33 Korban Tewas di Jadetabek, Akibat Miras Oplosan

Polda Metro Jaya menyebut sebanyak 33 korban tewas akibat minuman keras (miras) oplosan. Jumlah korban tewas itu tersebar di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek).

33 Korban Tewas di Jadetabek, Akibat Miras Oplosan

“Keseluruhan yang kita data kemarin, update ada 33 (orang) yang meninggal,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono ditemui di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu, 15 April 2018.

Teranyar, dua orang tewas akibat miras oplosan terjadi di Tangerang Selatan. Polisi telah mengamankan pelaku dan sejumlah barang bukti.

“Pelaku yang di Tangerang Selatan itu sudah kita tangkap, ada lima orang. Dia memproduksi untuk jenis dari mansion dan satu lagi ada minumam keras sejenis, selain mansion ada satu lagi ya,” jelas dia.

Argo menyebut para pelaku mengemas miras oplosan dalam kemasan botol miras asli. Ia mengajak pihak kepolisian mendalami maraknya kasus tersebut.

“Itu dia menggunakan botol-botol yang kosong sesuai dengan merek itu kemudian dioplos sendiri. Kemudian ditutup dengan dilak sendiri dengan alat sehingga seolah-olah dia itu asli,” tuturnya.

Pemberangkatan Umrah Diulur oleh Abu Tours

Kristiawan, semestinya sudah berangkat umrah pada 13 Januari 2018 dengan Abu Tours. Nyatanya, hingga hari ini, dia belum berangkat malah masalah makin rumit.

Pemberangkatan Umrah Diulur oleh Abu Tours

“Saya seharusnya berangkat di 13 Januari, dipindah ke 20 Januari, dan dipindah ke 10 Februari. Setelah itu tidak pernah ada info lagi bagaimana status keberangkatan kami,” ujar Kristiawan di kantor Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 12 April 2018.

Kristiawan mengaku sudah mendaftar sejak Januari 2017. Bahkan, sebelum mendapat jadwal keberangkatan, Kristiawan sudah membayar lunas.

“Waktu itu saya membeli paket seharga Rp19.500.000 untuk satu pax dan saya juga membayar asuransi. Jadi total kewajiban sudah dilunasi ke pihak Abu Tours,” beber dia.

Senasib, Azis Kambey, sudah daftar berangkat umrah sejak April 2017. Dia rencananya berangkat bulan ini.

“Tapi nggak ada kejelasan,” tukas dia.

Azis berharap crisis center bagi korban Abu Tours segera dibuka. Ini untuk membantu korban biro umrah nakal itu.

“Kita lihat kan belum ada crisis center di sini. Makanya kami minta dibuka posko Crisis Center untuk teman-teman yang belum tahu,” pungkas dia.

Hari ini, perwakilan korban Abu Tours Jabodetabek melaporkan pemilik Abu Tours, Hamzah Mamba ke Bareskrim Polri.

Kisah Dokter Terawan Dikatakan Sebagai Media Untuk Memecah Belah IDI

Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyayangkan bocornya surat rekomendasi Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) terkait pemecatan Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Mayjen dr Terawan Agus Putranto SpRad (K). IDI menilai ada upaya memecah belah pihak-pihak tertentu dengan menyebarkan surat yang seharusnya bersifat internal dan rahasia tersebut.

Kisah Dokter Terawan Dikatakan Sebagai Media Untuk Memecah Belah IDI

“Ini adalah unsur kesengajaan. Kalau kita simak dengan baik kenapa bisa bocor kalau tidak ada suatu tendensi di situ,” kata Ketua PB IDI Ilham Oetama Marsis di kantor PB IDI, Jakarta, Senin, 9 April 2018.

Ilham membantah polemik Terawan terjadi karena persaingan internal IDI. Ia justru menilai ada pihak lain dalam kasus ini.

“Saya mengatakan ini upaya untuk memecah barisan IDI yang tadinya solid, jadi berbeda pendapat. Saat ini kita dalam suatu proses untuk membuat masalah ini menjadi sesuatu yang terang. Dengan begitu akan kita ketahui siapa sih yang berdiri di belakang kehebohan ini,” ucap Ilham.

Sebelumnya, MKEK menjatuhkan putusan berupa pemecatan sementara kepada Terawan selama 12 bulan dari keanggotaan IDI, sejak 26 Februari 2018-25 Februari 2019. PB IDI dan organisasi profesi kedokteran terkait diminta menindaklanjutinya. Belakangan surat putusan itu tersebar ke publik.

Tiga Pelajar Luka Akibat Tawuran Pecah di Cengkareng

Tawuran pelajar kembali pecah di Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis, 5 April 2018 malam. Tiga orang pelajar mengalami luka bacok dan sebuah sepeda motor milik ojek online dibuang ke kali.

Tiga Pelajar Luka Akibat Tawuran Pecah di Cengkareng

Kapolsek Cengkareng Kompol Khoiri mengatakan kedua kelompok pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) di Jakarta saling serang di depan pabrik air mineral, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat.

Karena kalah jumlah, satu kelompok lari. Mereka kemudian meminta pertolongan sejumlah petugas ojek online yang mangkal dekat lokasi kejadian. Karena maksud ingin menolong, satu sepeda motor milik pengemudi ojek online, Tri Gunadi, dibuang ke Kali Mookevart.

“Beruntung kejadian langsung direspon, tim pemburu preman langsung ke lokasi dan membubarkan kelompok pelajar. Beberapa orang kami tangkap,” ucap Khoiri ketika dikonfirmasi, Jumat, 6 April 2018.

Kejadian ini membuat tiga pelajar yang terlibat terluka. Mereka terkena luka bacok di tangan, badan, dan bagian dada. Ketiganya langsung dilarikan ke RSUD Cengkareng, Jakarta Barat. “Dua di antaranya masih dirawat, sementara satu pelajar sudah pulang tadi malam,” ucap Khoiri.

Kini untuk penyidikan lebih lanjut, enam orang pelajar dari salah satu SMK di Pluit Jakarta Utara diamankan dan dibawa menuju Mapolsek Cengkareng. “Dari keenam pelajar itu didapati senjata tajam seperti celurit, golok, dan benda lainnya,” ujar Khoiri.

Tak hanya itu, usai kejadian, polisi kemudian menyisir kejadian dan mengamankan empat orang lainnya. Mereka kemudian diamankan untuk dilakukan pemeriksaan. Guru serta orang tua mereka telah dipanggil untuk pemeriksaan.

“Total semua yang diamankan ada 10 orang. Saat ini masih dalam pemeriksaan. Kami panggil orang tua dan guru berharap ada efek jera untuk mereka,” tutup Khoiri.

Antisipasi Kebakaran Bangunan Cagar Budaya Didukung oleh Ikatan Arkeolog

Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI) menggelar seminar ‘Belajar dari Kebakaran Bangunan Cagar Budaya dan Rumah Adat’. Seminar ini untuk memberi pembakalan kepada pemangku kepentingan agar melindungi cagar budaya dari bencana kebakaran.

Antisipasi Kebakaran Bangunan Cagar Budaya Didukung oleh Ikatan Arkeolog

“Ini adalah respons IAAI atas terjadinya berbagai bencana kebakaran di bangunan-bangunan cagar budaya dan rumah adat. Apa yang terjadi sangat memprihatinkan,” kata ketua IAAI, Wiwin Djuwita Ramelan di Auditorium Museum Nasional, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis, 5 April 2018.

Wiwin mengatakan sepanjang Januari-Februari 2018, terjadi dua bencana kebakaran yang menghanguskan cagar budaya, yaitu di Museum Bahari, Jakarta Utara dan kawasan pecinan di Kelurahan Kampung Dalam, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

“Namun kita tak harus saling menyalahkan, namun bersama-sama kita harus paham bagaimana merawat bangunan cagar budaya berdasarkan etika,” imbuh Wiwin.

Dirjen Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hilmar Farid menilai kesadaraan masyarakat akan potensi kebakaran masih rendah. sebab itu diperlukan suatu usaha untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bencana kebakaran.

“Untuk mencegah terjadi kebakaran itu tanggung jawab kita semua. Pengguna dan penghuni di lingkungan tersebut. Namun problemmya kesadaran kita masih sangat terbatas. Kesadaran ini masih perlu ditingkatkan, sehingga kita bisa waspada 24 jam,” kata dia.

Seminar ini menghadirkan empat orang narasumber, di antaranya; Arsitek Pelestari, Yori Antar; Anggota Tim Sidang Pemugaran Pemprov DKI Jakarta, Oesrifoel Oesman; Kadis Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Pemprov DKI Jakarta, Subejo; serta Direktur Pendidikan Tinggi dan Kebudayaan Bappenas, Almich Alhumami.

Dipastikan Stabil Untuk Harga Sembako

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjamin harga sembako stabil jelang Ramadan dan Idulfitri 2018. Berbagai pengambil kebijakan maupun pelaku usaha telah bertemu dan bersepakat.

Dipastikan Stabil Untuk Harga Sembako

“Kami laporkan sudah bertemu asosiasi daging, ayam, telur, beras, seluruh pangan strategis, dan kita sepakat. Bahkan Pak Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno juga ikut, sudah tanda tangan menjaga harga tetap stabil,” kata Amran di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 2 April 2018.

Amran telah mendorong rantai pasok dari daerah demi menjaga stabilitas harga. Pemerintah juga telah mempersiapkan bawang putih impor, bawang merah, dan daging untuk mencegah lonjakan harga.

“Stok itu kita harus mempersiapkan bulan suci ramadan. Stok itu naik dari total kebutuhan 30-40 persen, untuk mengantisipasi gejolak harga. Kita bekerja dari awal,” tegas dia.

Amran mengatakan semua komoditas strategis akan disiapkan dalam jumlah cukup dan di atas 20-30 persen daripada kebutuhan. Tak ada alasan harga ayam, telur, bawang merah, hingga cabai naik.

“Nah, kita sudah ekspor, dulu kita impor. Sekarang sudah ekspor, jadi tidak ada alasan lagi harganya naik. Jagung ekspor, coba dong sekali-kali tanya kapan lagi kita ekspor. Itu menarik kan,” beber dia.

Amran juga memerintahkan jajarannya sejak dini menggelar operasi pasar besam Pemerintah Provinsi DKI.

Perayaan Paskah di Monas Sempat Ditentang

Pihak Gereja Bethel Indonesia (GBI) Glow mengaku sempat mendapat penolakan terkait penyelenggaraan perayaan Paskah di kawasan Monumen Nasional (Monas). Penolakan tersebut justru datang dari kalangan kristen.

Humas P‎askah GBI Glow Ronny Rompas ‎mengatakan, di media sosial banyak penolakan dari umat kristiani lainnya. Mereka yang menolak menyebut, perayaan paskah tak perlu digelar besar-bersaran di tanah lapang yang luas.

Selain itu, perayaan keagamaan juga pernah dilarang oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. S‎edangkan alasan lainnya, sangat ditakutkan perayaan Paskah di Monas hendak bersaing dengan Reuni 212 yang digelar umat muslim pada akhir tahun lalu.

“Ada yang bilang ini tandingan 212. Kami bilang, bukan tandingan karena sebelum 212 kami sudah lakukan tahun 2015. Kami jelas ini doa ibadah untuk jemaat, kota, dan negara,” ucap Ronny, ditemui di Monas, Jakarta, Minggu, 1 April 2018.

Bagi kalangan yang menolak, Ronny menyampaikan pesan, berdasarkan pernyataan Alkitab, acara Paskah ‎harus dilakukan di alam terbuka. Peristiwa itu terlihat mulai dari peristiwa penyaliban hingga Yesus bangkit dari kubur.

“Dan prinsip pertama kami, kami sudah lakukan dan berkali-kali gereja biasa bikin acara di sini. Lingkungan Monas,” jelas dia.

Pihak GBI Glow pada akhirnya tetap melaksanakan Paskah di lapangan Monas. Pelaksanaan tersebut juga telah mendapat restu dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Meski banyak penolakan, banyak umat kristen yang datang untuk merayakan rasa syukurnya perayaan Paskah di Monas.‎ Ribuan jemaat GBI Glow memadati kawasan Monas sejak pagi tadi demi mengikuti perayaan Paskah. Perayaan ini merupakan‎ salah satu bentuk rasa syukur kepada Tuhan.

Perayaan Paskah di Monas yang digagas GBI Glow kali ini merupakan yang kedua kalinya. Pertama kali perayaan Paskah yang digelar di Monas terjadi pada 2015.

Para Driver Uber Tidak Suka Jika Mereka Pindah ke Grab

Grab telah mengakuisisi Uber kawasan Asia Tenggara untuk memperbesar bisnis perusahaan. Namun kebijakan itu tak sepenuhnya disenangi para sopir (driver).

Para Driver Uber Tidak Suka Jika Mereka Pindah ke Grab

Driver Uber Indonesia yang terkena dampak akibat kebijakan itu mengeluhkan keputusan manajemen Uber. Salah satunya driver Uber yang ditemui tim Medcom.id adalah KS (inisial), ia mengungkapkan lebih senang menjadi driver Uber ketimbang Grab.

KS kerap mendapatkan cerita miring dari driver Grab. Salah satunya kebijakaan perusahaan yang dinilai memberatkan driver.

“Kalau saya sih enakan Uber kak. Kalau Grab, drivernya juga banyak ngeluh,” kata KS kepada Medcom.id di Jakarta, Jumat 30 Maret 2018.

Senada dengan KS, driver Uber lainnya yaitu S (inisial) juga mengatakan hal yang sama. Ada beberapa kebijakan Grab yang memberatkan para driver.

Kebetulah, S tak hanya terdaftar sebagai driver Uber tapi juga Grab. Namun, ia lebih sering menggunakan aplikasi Uber sebab kebijakan yang dinilai tak memberatkan.

“Pengennya sih enggak gabung. Saya juga punya dua aplikasi. Grab serta Uber. Tapi yang sering dipakai Uber. Kalau Grab aturannya banyak. Kalau Uber bebas,” ujarnya.

S yang juga menjadi satpam salah satu perusahaan swasta di kawasan Pasar Minggu menuturkan, Grab mengharuskan driver menyetor sejumlah uang jika ingin mengambil penumpang. Sesertagkan kebijakan manajemen Uber tak demikian.

“Grab kalau mau narik arus nyetor dulu baru bisa narik. Kalau Uber kan enggak,” ungkapnya.

Seperti diketahui, dikutip dari laman resmi Grab.com, pada Maret 2018 lalu secara resmi Grab mengumumkan akusisi terhadap operasional Uber di Asia Tenggara. Kesepakatan tersebut merupakan yang terbesar yang pernah dijalin antara perusahaan internet di Asia Tenggara.

Grab akan mengintegrasikan bisnis layanan pemesanan kendaraan serta pesan-antar makanan milik Uber di kawasan Asia Tenggara ke platform transportasi multi-moda serta fintech yang telah dimiliki Grab.

Melalui penggabungan bisnis ini, Grab mengklaim akan menjadi mobile platform online-to-offline (O2O) nomor 1 di Asia Tenggara serta menjadi pemain utama dalam bisnis layanan pesan-antar makanan.

Permintaan Komisi IX Agar BPOM Segera Menarik Semua Obat yang Mengandung Babi

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) diminta untuk menarik sejumlah obat yang diduga mengandung enzim babi dari pasaran. Permasalahan ini diharapkan dapat segera tuntas.

Permintaan Komisi IX Agar BPOM Segera Menarik Semua Obat yang Mengandung Babi

Ketua Komisi IX DPR, Dede Yusuf Macan Effendi, memberikan waktu satu bulan kepada BPOM untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Anggota Komisi IX DPR lainnya juga menyuarakan hal serupa.

“Kami memberikan tenggat waktu satu bulan, agar BPOM menarik obat yang mengandung enzim babi secara massal,” ujar Dede, dalam keterangan tertulis, Jakarta, Rabu, 28 Maret 2018.

Dede menjelaskan, hingga saat ini Komisi IX DPR masih menerima keluhan dari masyarakat mengenai beredarnya produk obat yang mengandung babi di pasaran.

“Kami menerima keluhan dari masyarakat bahwa di antara 13 produk enzim, masih ada yang dijual melalui online. Ini harus ditarik dari pasaran, baik sifatnya penjualan luar jaringan atau pun daring,” ungkap Dede.

Jangan Anggap Sepele, Ayah Berperan Penting dalam Keberhasilan Menyusui
Dia menjelaskan produk obat maupun suplemen tergolong produk farmasi yang sensitif. Apalagi telah terjadi kasus kontaminasi kandungan babi. Sebagai negara dengan mayoritas penduduknya muslim seharusnya hal seperti ini bisa dihindarkan.

“Masalahnya kan mengandung babi. Memang benar, banyak obat mengandung babi, tetapi khusus Indonesia negara yang mayoritas muslim perlu diberikan kata-kata mengandung babi. Biasanya ada kode tertentu, sehingga masyarakat bisa menentukan sendiri dia mau menggunakan produk itu atau tidak,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI Hang Ali (Fraksi PAN) juga menilai BPOM kurang transparan dalam menyikapi kasus produk enzim yang tercemar DNA babi. BPOM diminta untuk bertanggung jawab kepada masyarakat.

“Selama ini yang ramai kan dua produsen, nyatanya ada 15 produsen. Produknya juga mengandung pancreatin. Dari 13 produk, satu katanya tidak terbukti, empat mengembalikan izin edar dan tarik produk. Nah yang 13 ini kasusnya apa, harus dijelaskan. Jangan diam-diam saja. Jangan-jangan kasusnya sama,” kata Ali.