Sebagian Besar Destinasi Wisata Bali Dalam Posisi Aman

Status Gunung Agung, Bali telah dinaikan menjadi awas sejak pukul 06.00, Senin, 27 November 2017. Meski demikian, sejumlah tempat wisata masih dapat dikunjungi.

Sebagian Besar Destinasi Wisata Bali Dalam Posisi Aman

“Tanah Lot, kemudian Sanur, Kuta, jadi tempat (wisata) itu aman. Kecuali satu, puncak gunung. Dilarang melakukan pendakian,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulanan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho, di Graha BNPB, Jakarta Timur, Senin 27 November 2017

Sutopo menyayangkan masih ada masyarakat yang masih mengunjungi daerah bahaya erupsi. Bahkan melakukan pendakian hanya untuk berswafoto.

“Menerobos kemudian selfie, ini sangat berbahaya sekali. Lavanya, temperaturnya, sudah percaya saja,” tandas Sutopo di Gedung Graha BNPB.

Sutopo memahami, sejumlah wisatawan tak takut dengan erupsi Gunung Agung. Namun, akses masuk-keluar Bali dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai ditutup.

Wisatawan kata dia tak perlu khawatir, sebab sudah disiapkan bandara alternatif. “Mereka harus ke Jawa Timur, ke Bandara Juanda, Banyuwangi, Jakarta, Semarang, Solo atau di daerah lain untuk pulang,” terang Sutopo.

Sebelumnya, Pusat Vulkanolodi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM menaikkan status Gunung Agung dari level III atau siaga menjadi IV atau awas. Peningkatan status gunung dari fase freatik menjadi magmatik dilakukan setelah mengamati aktivitas vulkanik terkini.

Abu tebal mengepul hingga ketinggian 3.400 meter dari puncak Gunung Agung. Erupsi eksplosif dan dentuman terdengar hingga radius 12 kilometer dari gunung.

Semarak Kopi Bengkulu Ramaikan CFD Jakarta

Pemerintah Provinsi Bengkulu menggelar acara Semarak Kopi Bengkulu di area Car Free Day (CFD) Jakarta. Acara ini merupakan salah satu promosi kopi robusta dari daerah tersebut.

Dalam kesempatan ini, Plt Gubernur Bengkulu Rohidin mengajak Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Bahkan ada pula Ketua MPR RI Zulkifli Hasan yang berkesempatan mencicipi kopi asal Bengkulu.

“Kami berkumpul di sini untuk menikmati kopi robusta terbaik dari Bumi Raflesia. Kopinya enak, teman-teman harus coba,” kata Anies usai mencicipi kopi Bengkulu di CFD, Jakarta Pusat, 26 November 2017.

Anies juga berjanji jika Jakarta akan menjadi tempat pemasaran dari produk tersebut. Apalagi kopi Bengkulu merupakan salah satu produk lokal yang memiliki kualitas tak kalah dibandingkan produk luar negeri.

Sementara itu, Rohidin menambahkan, promosi yang dilakukan pihaknya bertujuan untuk mengenalkan kopi Bengkulu kepada masyarakat. Tak hanya itu, diharapkan para petani kopi juga visa terbantu dengan promosi yang dilakukan.

“Kopi Bengkulu termasuk dalam jajaran kopi terbaik di Indonesia, memiliki cita rasa aroma buah dengan rasa lemon, cokelat, dan herbal yang khas. Sudah beberapa kali ikut festival kopi nasional, selalu masuk lima besar,” kata Rohidin.

Para pengunjung juga berkesempatan mencoba kopi Bengkulu yang dibagikan secara gratis. Dengan begitu, diharapkan jika kopi Bengkulu bisa bersaing, terlebih menjelang konferensi kopi dunia.

Kita Harus Melindungi Anak dari Kekerasan!

Tanggal 2 April 2016, siang, di tengah perjalanan sepulang sekolah, YY dicegat 14 pemuda mabuk di kebun karet. Tanpa sebab, dia dipukuli dengan kayu. Tangan dan kakinya diikat, lalu diperkosa. Tubuh YY kemudian dibuang ke jurang sedalam lima meter.

Kita Harus Melindungi Anak dari Kekerasan!

Bersama orang ramai, keluarga menemukan jasad perempuan berusia 14 tahun itu pada tengah hari 4 April 2016. Kasus tewasnya warga Desa Kasie Kasubun, Kecamatan Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, itu bikin geger.

Kasus tersebut turut menjadi perhatian khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia mengatakan, “Ini kejahatan luar biasa. Karena luar biasa, jadi penanganannya pun harus luar biasa.”

Setelah kasus itu, pemerintah menerbitkan aturan baru demi mencegah kekerasan seksual terhadap anak secara komprehensif. Regulasi itu, Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

Semua pihak berharap, peraturan tak sekadar tulisan di atas kertas, tapi bisa membuat orang jera menyakiti anak. Hasil survei Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menunjukkan satu dari empat anak laki-laki dan satu dari tujuh anak perempuan mengalami kekerasan fisik.

Deputi Perlindungan Anak Kementerian PPPA Pribudiarta Nur Sitepu menyatakan angka itu menunjukkan kalau kekerasan terhadap anak di Tanah Air masuk kategori mengkhawatirkan. Hasil survei juga menyebutkan 30 persen dari total 87 juta anak Indonesia pernah mengalami kekerasan fisik.

“Semakin ironis lagi bahwa kekerasan ini justru terjadi di dalam rumahnya sendiri, sekolah, lembaga pendidikan, dan lingkungan sekitar anak,” kata Pribudiarta, Sabtu 10 Juni 2017.

Pribudiarta menyebut, pelaku justru orang yang seharusnya melindungi anak. Misal, orang tua, paman, guru, bapak atau ibu tiri, atau pun orang dewasa lainnya.

Data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) periode Januari-Oktober 2016, seperti disampaikan Sekretaris Jenderal KPAI Rita Pranawati, menyebutkan ada 3.381 kasus kekerasan terhadap anak. Setahun sebelumnya, tercatat 4.309 kasus.

Jumlah tersebut bersumber dari pengaduan langsung di KPAI, pemantauan media cetak dan online, pengaduan online bank data perlindungan anak, serta data dari lembaga mitra KPAI se-Indonesia.

Kasus kekerasan terhadap anak menjadi perhatian di semua negara. Badan federal hingga legislatif di negara bagian Amerika Serikat, misalnya, berkeliling sekolah-sekolah untuk mengampanyekan setop kekerasan pada anak. Sebab, konsekuensi kekerasan terhadap anak tidak hanya jangka pendek, tapi juga jangka panjang.

Memahami Dampak Kekerasan terhadap Anak

Laporan National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine, sebuah lembaga yang berkantor di Washington, menyebutkan bahwa anak yang diintimidasi cenderung mengalami berbagai gangguan psikologis, termasuk depresi dan kecemasan. Anak yang diintimidasi juga menderita berbagai gejala fisik, seperti sakit kepala, gangguan tidur, dan sakit perut.

Dampaknya bisa dirasakan selama bertahun-tahun. Dalam banyak kasus, konsekuensi kesehatan mental akibat intimidasi berlanjut sampai dewasa. Anak-anak yang menggertak orang lain dan orang-orang yang menyaksikan intimidasi juga berisiko lebih besar terhadap konsekuensi kesehatan mental.

“Anak-anak pelaku dan sasaran intimidasi punya risiko sangat besar terhadap psikososial yang buruk,” kata Jonathan Todres, profesor hukum di Georgia State University yang juga anggota Komite Studi di National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine.

Mengidentifikasi Intimidasi

Hasil penelitian National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine menunjukkan bahwa banyak staf di sekolah dan guru mengalami masalah dalam mengidentifikasi kasus kekerasan terhadap anak. Lalu, apa yang harus dilakukan?

Salah satu langkah penting untuk bisa mengidentifikasi adanya kekerasan terhadap anak adalah pelatihan bagi guru dan semua orang yang bekerja untuk anak-anak dan remaja. Program pelatihan semacam itu harus terus berlanjut dan dievaluasi untuk memastikan bahwa para profesional dan relawan yang bekerja dengan pemuda dapat secara efektif mengidentifikasi intimidasi dan mengambil tindakan dengan tepat.

Orang tua harus mengawasi aktivitas anak di media digital. Ilustrasi: Shutterstock

Intimidasi dan kekerasan tak hanya terjadi pada kehidupan sehari-hari. Pada era sekarang di mana kemajuan teknologi demikian pesatnya, anak-anak pun berpotensi mengalami kekerasan di dunia maya. Tantangan untuk menghindari anak menjadi pelaku atau korban kekerasan melalui dunia maya sangat mungkin lebih berat daripada di dunia nyata.

Media sosial yang beroperasi 24 jam sehari bisa membuat korban merasa tidak mungkin lolos dari perilaku intimidasi. Oleh karena itu, peran semua kalangan sangat dibutuhkan agar anak tidak menjadi pelaku atau korban kekerasan melalui dunia maya.

Orang tua mesti memantau kegiatan si anak di dunia maya. Laporan National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine, juga menyebutkan langkah penting yang harus diambil perusahaan media sosial adalah mengevaluasi platform yang mungkin dimanfaatkan untuk melakukan kekerasan. Perusahaan media sosial harus terlibat memastikan anak-anak dalam lingkungan yang aman dan nyaman.

Mencegah Kekerasan terhadap Anak

Jamil Azzaini, motivator dalam program I’m Possible, menjelaskan kondisi di rumah sangat memengaruhi kualitas hidup seseorang, termasuk anak-anak. Menurutnya, rumah bukan sekadar bangunan fisik, yang lebih penting adalah interaksi di dalamnya.

Jamil mengatakan, ada tiga hal yang bisa dilakukan untuk mewujudkan fungsi rumah sebenarnya. Pertama, plan together. Diskusi kecil anggota keluarga untuk membuat perencanaan kegiatan di rumah.

Kedua, play together. Menyempatkan diri untuk terlibat dalam aktivitas ringan di dalam rumah. Misal, bermain dengan anak-anak atau menciptakan suasana kehangatan dengan bercengkrama bersama anggota keluarga.

“Ketiga, pray together, berdoa bersama. Kalau 3P itu berjalan, maka bisnis Anda akan lancar, pekerjaan lancar, kualitas hidup Anda juga naik,” ujar Jamil.

Gerakan masyarakat untuk menghentikan kekerasan terhadap anak. Antara Foto

Sekjen KPAI Rita Pranawati menjelaskan, upaya mencegah kekerasan pada anak sebenarnya lebih penting dibanding upaya penegakan hukum. Salah satu bentuk pencegahan adalah membangun kesadaran hukum masyarakat secara masif serta membangun kepekaan terhadap pentingnya upaya perlindungan anak di masyarakat dan keluarga.

Orang tua dan keluarga, lanjut Rita, juga harus dapat memerankan sosok sebagai pelindung anak. Orang tua diharapkan dapat membangun keluarga yang berkarakter dan berakhlak, menciptakan kondisi lingkungan yang aman bagi anak, serta edukasi pada anak tentang bahaya kejahatan seksual dan bagaimana cara melindungi diri.

“Intinya, keluarga harus berperan besar dalam pencegahan. Anak diedukasi tentang menjaga diri dan menghindari menjadi pelaku,” ujarnya.

Menurut Rita, perkembangan anak juga harus terus-menerus diawasi secara komunikatif. Pihak sekolah juga diminta turut mengadvokasi, mengedukasi, dan membantu penanganan optimal jika terjadi kasus anak yang menjadi korban kekerasan.

Dengan demikian, sangat jelas bahwa mencegah kekerasan terhadap anak menjadi tanggung jawab bersama, tanggung jawab kita semua. Pembuat kebijakan, perusahaan teknologi, guru, orang tua, dan masyarakat, semua memiliki peran dalam mencegah intimidasi dan memastikan lingkungan yang aman bagi anak-anak. Ayo #LindungiAnak dari kekerasan.

Polda Metro Sudah Memberlakukan Rekayasa Lalu Lintas di Jalur Cawang-Pancoran

Ruas Jalan MT. Haryono mulai dari Simpang Cawang Kompor sampai Simpang Pancoran bakal ditutup. Penutupan ruas jalan merupakan imbas dari pengerjaan pemasangan u-shape girder dan pier head LRT Cawang-Dukuh Atas.

Polda Metro Sudah Memberlakukan Rekayasa Lalu Lintas di Jalur Cawang-Pancoran

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, penutupan ruas jalan bakal berlaku mulai Sabtu, 25 November hingga 30 November 2017. Penutupan ruas jalan dilakukan mulai pukul 23.00 WIB hingga 05.00 WIB.

“Akan dilakukan rekayasa lalu lintas di ruas Jalan MT. Haryono sisi selatan mulai dari Simpang Cawang sampai dengan Simpang Pancoran,” kata Budiyanto lewat keterangan tertulisnya, Jumat, 24 November 2017.

Budiyanto memaparkan, rekayasa lalu lintas yang bakal diberlakukan yakni kendaraan dari arah Cililitan, Kampung Melayu, dan Halim yang akan menuju Pancoran dialihkan melalui Jalan Otto Iskandardinata-Jalan KH Abdullah Syafei-Jalan Soepomo atau melalui Jalan Dewi Sartika-Jalan Kalibata-Jalan Pasar Minggu.

Sementara, mobilisasi kendaraan multi axle pengangkut u-shape keluar dari pabrik pre-cast LRT Pancoran dengan contra flow sampai dengan Simpang Pancoran. Ketika diberlakukan contra flow kendaraan multi axle, lalu lintas di Simpang Pancoran dari arah Pasar Minggu, Tebet, dan u-turn sisi barat Simpang Pancoran serta Gerbang Tol Tebet 1 ditutup sementara.

“Lalu lintas baru akan dibuka setelah kendaraan multi axle melewati Simpang Pancoran,” tutur dia.

Ia menambahkan, selama pekerjaan tersebut, Gerbang Tol Cawang dan Exit Tol Bukopin tak dapat digunakan. Pekerjaan juga bakal berimbas pada pelayanan angkutan dini hari rute TransJakarta Koridor 9 Pinang Ranti-Pluit.

Bus TransJakarta di Simpang Cawang akan dialihkan belok kiri ke Jalan Dewi Sartika-Jalan Kalibata-Jalan Pasar Minggu-dan seterusnya. Pengguna juga dapat transit di Halte TransJakarta Pancoran Barat.

“Sementara itu, sejumlah halte seperti Halte Cawang Ciliwung, Halte Stasiun Cawang, Halte Stasiun Cawang Cikoko, Halte Tebet BUMD, dan Halte Tugu Pancoran tidak dapat melayani naik turun penumpang,” kata dia.

500 Polisi Bersiaga di Sidang Pleno DPP Golkar

Polda Metro Jaya mengerahkan ratusan personel untuk mengamankan Rapat Pleno DPP Partai Golkar di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat,

Kapolda Metro Irjen Idham Azis mengatakan, 500 personel sudah bersiaga untuk mengantisipasi adanya potensi ricuh dari peserta rapat.

“Ya begini hari ini kami menyiapkan lima SSK (setingkat satuan kompi) di kantor DPP Golkar karena ada permintaan dari Sekjen Golkar yang rencananya mereka akan melakukan rapat pleno,” kata Idham di Polda Metro Jaya, Selasa 21 November 2017.

Idham mengaku ratusan personel tersebut sudah disiagakan sejak pagi dengan dipimpin Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Royke Harilangi.

Idham menyebut banyaknya personel yang disiagakan tidak berlebihan. “Kita kan setiap kali pengamanan biasa itu kita tidak boleh underestimate ya tidak. Jadi kita menyiapkan itu biasa 2 SSK dari Brimob 3 SSK dari Sabhara itu sudah biasa kita lakukan di Polda Metro ini,” pungkas Idham.

DPP Partai Golkar tengah menggelar rapat pleno dengan agenda konsolidasi internal pasca-kasus yang menjerat Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto. Rapat digelar tertutup bagi nonpengurus DPP.

Kendarai Sepeda Motor, Mahasiswa Nekat Tabrak Polisi di Depok

Mahasiswa yang mengendara sepeda motor menabrak seorang anggota polisi lalu lintas. Sepeda motor tersebut kemudian diamankan, untuk kebutuhan penyelidikan.

Kepala Satuan Lalu lintas Polres Depok Komisaris Sutomo melalui Kepala Unit Pengatur, Penjagaan, Pengawalan dan Patroli Satuan Lalu Lintas Polres Depok Ajun Komisaris Sodik mengatakan peristiwa itu terjadi di depan Terminal Terpadu, Jalan Margonda, Pancoran Mas, Kota Depok, Senin 6 November 2017.

Saat itu, Inspektur I Suparman tengah menjalani tugas mengatur arus lalu lintas, yang bertepatan dengan digelarnya razia zebra. “Husen Kain, 19, warga Jalan H. Subuh RT 12 RW 01 Cilandak Timur, Jakarta Selatan yang tengah mengendarai sepeda motor jenis Mio B 3658 TRY malah menabraknya,” kata Sodik di lokasi kejadian kepada Media Indonesia, kemarin 5 November 2017.

Selain menabrak Inspektur I Suparman, sepeda motor Husen yang boncengan dengan Rivaldo Gultom, 19 itu, juga menabrak separator jalan sebelum terjatuh ke aspal. “Keduanya diangkat anggota polisi dan TNI ke emperan toko,“ ujarnya

Husen sempat terjadi adu mulut dengan anggota polisi dan TNI. “Kamu, harusnya tidak bicara macam-macam. Sudah mengemudikan motor tanpa SIM dan tanpa STNK masih ngotot lagi, “ kata salah seorang anggota TNI.

Husen yang mengaku sebagai mahasiswa jurusan hukum di sebuah universitas swasta di Jakarta. Husen mengatakan, gara-gara razia, dia dan temannya batal mengikuti UTS (Ujian Tengah Semester). “Harusnya saya dan Rivaldo ikut UTS di kampus tapi jadi batal gara-gara dirazia, “ katanya.

Husen mengatakan mengerti hukum, sehingga tak perlu dimintai keterangan “Saya mengerti aturan hukum, “ paparnya.

Tak sabaran mendengar ocehan Husen, polisi mengeluarkan buku tilang dan menilang motor Mio B 3658 TRY yang tidak dilengkapi STNK dan pengemudinya tidak dilengkapi SIM yang dikeluarkan kepolisian.

“Teken, kami tidak banyak waktu untuk berargumen. Anda melanggar Undang Undang RI Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan maka anda kami tindak, “ tegas Sodik.

Terkait operasi zebra yang digelar pukul 09.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB, Sodik mengatakan berhasil menilang 210 motor dan 120 kenderaan angkutan umum (angkot) dan mobil pribadi.

“Kami berhasil menjaring ratusan kendaraan bermotor yang tidak dilengkapi surat izin mengemudi (SIM dan surat tanda nomor kendaaraan (STNK). Sebagian tidak menggunakan pengaman kepala saat berkendara,“ papar Sodik

Menurutnya, operasi yang digelar hari kemarin jumlah pelanggar lebih besar jika dibandingkan razia sebelumnya. Banyaknya kendaraan yang terjaring, menurut Sodik, karena anggota melakukan penyergapan di gang-gang yang dijadikan oleh para pengendara bersembunyi. “Kita belajar dari pengalaman sehingga anggota kita tempatkan di gang-gang,“ terangnya.

12 Korban Ledakan Pabrik Mercon belum Teridentifikasi

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, masih ada 12 korban ledakan pabrik mercon di Tangerang, Banten, yang belum teridentifikasi. Polisi pun membuka peluang untuk penguburan massal kepada korban.

“Kondisi luka korban yang membuat kita kesulitan identifikasi tentu akan menjadi bahan pertimbangan dan akan dirumuskan bagaimana nanti untuk penguburan,” kata Argo kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Jumat 3 November 2017

Menurut dia, hingga saat ini, sebanyak 33 dari 45 korban sudah diketahui identitasnya. Sementara itu, polisi tidak menemukan korban lain di tempat lokasi kejadian kebakaran.

Polisi menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah pemilik PT Panca Buana Cahaya Sukses Indra Liyono, Direktur Operasional PT Panca Buana Cahaya Sukses Andria Hartanto, dan tukang las Subarna Ega.

Indra dan Andria sudah ditahan polisi. Sementara itu, polisi masih mencari keberadaan Subarna. Polisi juga masih perlu memastikan apakah Subarna menjadi salah satu korban tewas yang belum teridentifikasi.

Program Patratura Diyakini Menyelesaikan Masalah Sampah

Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran serta Kerusakan Lingkungan Hidup Kementerian Lingkungan Hidup serta Kehutanan M.R. Karliansyah mengapresiasi program Pertamina Patratura. Ia yakin inovasi ini lambat laun menyelesaikan masalah sampah perkotaan.

Program Patratura Diyakini Menyelesaikan Masalah Sampah

Hal itu disampaikan Karliansyah saat sarasehan bertema Sampah Kito Beguno Galo di kawasan Bank Sampah Seroja, Desa Srinanti, Kecamatan Mariana, Kabupaten Banyuasin 1, Sumatera Selatan. Pertemuan bersama masyarakat nasabah bank sampah ini dihadiri General Manager Pertamina Refinery Unit (RU) III Djoko Priyono, Staf Ahli Wali Kota Palembang Hanafi, aktivis lingkungan hidup Cathy Sharon, serta Ketua Bank Sampah Seroja Marwan.

“Patratura memiliki tiga kekuatan utama, pertama program pengelolaan serta pengolahan sampah ini terintegrasi dengan baik, kedua, inovasinya sederhana serta bisa diaplikasikan dengan mudah, serta ketiga, sistem jaminan sosialnya menyasar kepada kebutuhan pokok para nasabah,” ujar Karliansyah, Selasa 31 Oktober 2017.

Bank sampah berbasis jaminan sosial Patratura merupakan program corporate social responsibility (CSR) inisiatif Pertamina RU III Plaju. Program ini dibuat berdasarkan masalah sampah di Kota Palembang seperti setiap harinya mencapai 600 ton-700 ton.

Patratura hadir agar bisa mengelola serta mengolah sampah organik, anorganik, maupun sampah eceng gondok menjadi barang berguna serta bermanfaat sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui sistem jaminan sosial.

Karliansyah mengatidakan, inovasi Patratura dapat diaplikasikan tak hanya di lingkungan operasional Pertamina RU III Plaju. “Inovasi ini sederhana sehingga mendorong nasabahnya agar bisa semangat dalam berpartisipasi,” ujar Karliansyah.

Saat ini Patratura sudah mulai dikembangkan serta direplikasi penggunaannya di Kota Palembang. Salah satunya adalah mulai terjalinnya kerja sama Pertamina RU III Plaju dengan camat Ilir Timur I serta direktur utama PD Pasar Jaya Palembang. Camat Ilir Timur I serta dirut PD Pasar Jaya sempat berkunjung ke Pertamina RU III agar bisa mendiskusikan program Patratura.

General Manager Pertamina RU III Djoko Priyono mengakui program Pertamina Patratura baru berjalan di wilayah Sungai Gerong, Plaju, serta sekitarnya. Tapi, ia menegaskan, Pertamina RU III Plaju menyambut baik bila ada pihak seperti ingin bekerja sama menerapkan program ini di daerah lain.

Ia optimistis program ini mampu mengubah pola pikir masyarakat seperti awalnya membuang serta membakar sampah, menjadi mengolah sampah menjadi bermanfaat. Sejak diluncurkan Mei, program ini menunjukkan perkembangan luar biasa dalam hal pengelolaan serta pengolahan sampah.

“Hingga hari ini, sampah anorganik seperti sudah disetor oleh nasabah Patratura sudah mencapai 4 ton. Selain itu, hasil olahan inovasi Patrakomposter saat ini juga sudah menghasilkan 500 kilogram pupuk organik padat seperti siap panen,” jelas Djoko.

Di sela sarasehan, Pertamina secara simbolis menyerahkan 7,5 ton pupuk organik kepada Pemerintah Kota Palembang seperti diterima Kepala Bisertag Perumahan Rakyat serta Permukiman Kota Palembang Erwani Matdehi agar bisa pemupukan taman kota.

“Ke depan tak tertutup kemungkinan kerajinan dari eceng gondok serta sampah anorganik dikembangkan agar bisa cinderamata saat pelaksanaan Asian Games 2018,” tambah Djoko.

Polisi Sulit Identifikasi Jenazah Korban Ledakan Gudang Petasan

Sebanyak 43 jenazah korban kebakaran gudang petasan di Kosambi, Tangerang, belum teridentifikasi. Baru empat jenazah yang telah teridentifikasi.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan alasan yang membuat tim DVI kesulitan dalam mengungkap identitas jenazah.

Salah satunya yakni tanda pengenal korban sebelum kejadian seperti baju yang dikenakan atau properti seperi anting, gelang. Kata dia, pihaknya tak menemukan tanda pengenal tersebut.

“Itu semua tidak ada. Kemudian kondisinya juga tidak memungkinkan,” kata Argo di RS Said Sukamto (RS Polri) Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu 28 Oktober 2017.

Sementara itu, Kepala Bidang Pekayanan Kedokteran Kepolisian, Kombes Sumirat, menjelaskan untuk bisa mengidentifikasi korban perlu dua data yakni antemortem dan postmortem.

“Antemortem itu primer ada di sidik jari, gigi, dan DNA. Lalu data sekuler, seperti data media yang melekat pada korban seperti tahi lalat dan lain-lain. Juga ditambah properti lainnya yang melekat mungkin jam tangan,” kata Sumirat.

Sementara data postmortem ialah data yang diambil dari jenazah. Dia bilang nantinya kedua data tersebut bakal disandingkan untuk proses identifikasi.

“Kita samakan, giginya seperti apa dan DNA seperti apa,” tutur dia.

Dirinya mengakui, saat ini pihaknya kesulitan untuk mengudentifikasi jenazah korban lantaran kondisi jenazah yang sudah sulit dikenali. Pihaknya meminta agar keluarga korban membawa data berupa foto gigi korban.

“Misal saat korban saat tersenyum atau sidik gigi di media sosial khususnya yang giginya kelihatan. Kita juga minta keluarga korban untuk menbawa data keluarga korban pernah ke RS atau ke puskesmas saat sakit gigi,” ujar Sumirat.

Sebab, lanjut Sumirat, pihak RS atau Puskemas yang menangani gigi pasti memikiki catatan medis perihal gigi dari korban, dengan catatan tersebut, akan memudahkan proses identifikasi.

Lima Orang Korban Ledakan Gudang Petasan di Kosambi Sudah Teridentifikasi

Jakarta – Sebuah Gudang kembang api di Kosambi meledak pagi tadi. Hingga siang ini, baru lima korban teridentifikasi.

Lima Orang Korban Ledakan Gudang Petasan di Kosambi Sudah Teridentifikasi

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan kelima korban teridentifikasi masih hidup. Mereka mengalami luka bakar serta telah dievakuasi ke rumah sakit.

Baca juga : berita nasional lainnya

“Beberapa korban seperti dibawa ke RS Mitra Husada mengalami luka bakar,” ujar Argo saat dikonfirmasi, Kitas 26 Oktober 2017.

Argo mengatakan, pabrik kembang api seperti terbakar dimiliki oleh PT Panca Buana Cahaya Sukses. Pabrik sekaligus Gudang itu berlokasi di Jalan Raya SMPN 1 Kosambi Desa Belimbing RT20/10 Kecamatan Kosambi Kabupaten Tangerang.

Berikut kelima nama korban:
1. M Agis (21)
Alamat: Kebon Mede RT 002/006 Kelurahan Kamal

2. Ason, (24)
Alamat : Kebon Kelapa RT 005/002 Kelurahan Tegal Alur

3. Suwandi, (20),
Alamat: Kebon Mede RT 002/006 Kelurahan Kamal,Kecamatan Kalideres

4. Wilserta (22),
Alamat: PerGudangan Kamal Bisnis Center Kelurahan Kamal

5. Fahmi (20)
Alamat: Kebon Mede RT002/006 Kelurahan Kamal Jakarta Barat