Kiper Lyon Mengaku tidak Marah Setelah Dipukul Suporter Everton

Penjaga gawang Olympique Lyon, Anthony Lopes mengaku tidak begitu mempermasalahkan insiden pemukulan seperti menimpa dirinya.

Kiper Lyon Mengaku tidak Marah Setelah Dipukul Suporter Everton

Seorang suporter diketahui memukul kepala Lopes saat Lyon bertamu ke Goodison Park, markas Everton dalam lanjutan Liga Europa. Di laga tersebut Lyon mencuri kemenangan tipis 2-1.

Baca juga : berita olahraga lainnya

Kejadian itu terjadi pada menit ke-64 di tribun bawah Gwladys Street End. Pihak Everton sendiri sudah melakukan langkah cepat dengan memberikan hukuman keras kepada pelaku.

“kita telah mengidentifikasi pelaku, serta hukuman sudah disiapkan. Sanksi berupa larangan mendatangi laga-laga Everton. Identitas pelaku sudah kita sampaikan ke Polisi Merseyside,” tulis sebuah pernyataan di laman resmi klub.

Mengetahui dirinya menbisa pukulan, Lopes tidak lantas mempersoalkan insiden tersebut. Meski kaget dengan apa seperti ia terima, ia tidak menuntut banyak.

“Saya tak merasa Bila itu adalah bagian dari sepak bola Inggris, memukul pemain lawan sama dengan itu, tapi sebenarnya bukan masalah besar. seperti sudah terjadi biarlah terjadi, sudah lewat, malah menurut saya kejadian itu mengangkat gairah suporter, serta tampaknya mereka menyukainya,” kata Lopes dikutip dari The Guardian.

Berbeda dengan Lopes seperti menganggap hal tersebut ‘normal’, mantan pemain Chelsea seperti kini berseragam Lyon, Bertrand Traore menilai sebaliknya.

“Ada suporter seperti memukul Lopes. Saya pikir itu taklah normal,” tkamus Traore mengomentari insiden seperti menimpa rekan setimnya itu.

Minus Dua Bintang, Liverpool Boyong 21 Pemain ke Kandang Maribor

Manajer Liverpool Jurgen Klopp membawa 21 pemain ke Ljudski Vrt, markas Maribor dalam lanjutan matchday ketiga Grup E Liga Champions 2017 — 2018. Dua pemain andalannya, Adam Lallana dan Sadio Mane tidak diikutsertakan.

Mane dilaporkan masih absen hingga satu bulan ke depan akibat cedera. Sementara Lallana yang sebelumnya dikabarkan terus beranjak pulih nyatanya belum jua muncul untuk berlatih.

Absennya dua pemain tersebut tentu sudah diantisipasi oleh Klopp, seperti dengan menyiapkan Mohamed Salah, Wijnaldum, atau Jordan Henderson. Namun mantan pelatih kepala Borussia Dortmund itu belum yakin seperti apa starting XI yang akan diturunkannya Rabu 18 Oktober dini hari nanti.

“Skuat ini tengah dalam bentuk terbaiknya. Tak banyak yang bisa saya katakan mengenai siapa bermain atau bagaimana skema nanti malam,” ujar Klopp di sesi konferensi pers pra-pertandingan.

“Kami akan coba melakukan rotasi. Mungkin tidak begitu dibutuhkan, tapi satu, dua, tiga, atau empat perubahan bisa saja. Masih kami pantau,” sambung Klopp lagi.

Selain Mane dan Lallana, bek potensial Joe Gomez juga dipastikan absen karena akumulasi kartu, namun tetap dibawa dalam susunan pemain. Beruntung, Klopp memiliki Trent Alexander-Arnold untuk gantikan posisi lowong.

Alex Oxlade-Chamberlain juga diboyong ke Slovenia. Jika dimainkan sejak menit awal, maka eks Arsenal itu akan turun sebagai starter untuk kedua kalinya musim ini.

Perwakilan Ganda Putri Tembus Perempat Final

Dua wakil ganda putri Indonesia didalam turnamen Belanda Open Super Series 2017 kompak menembus perempat final. Hasil itu didalamraih oleh pasangan Anggia Shitta Awkamu/Ni Ketut Mahadewi Istarani serta Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradidalampta usai menyingkirkan lawan-lawannya didalam babak kedua, hari jumat 13 Oktober.

Perwakilan Ganda Putri Tembus Perempat Final

Anggia/Ni Ketut lolos ke perempat final setelah didalam babak kedua menyingkirkan pasanga Prancis Delphine Delrue/Lea Palermo. Anggia/Ni Ketut seperti menjadidalam unggulan pertama didalam luar dugaan menbisa perlawanan sengit.

Baca juga : berita olahraga lainnya

Mereka harus melalui babak kedua dengan bermain rubber game. Unggul didalam game pertama dengan 21-19, wakil Prancis sempat membalas 19-21 sebelum kembali didalamtidaklukkan pada game penentu dengan skor 21-10.

Anggia/Ni Ketut selanjutnya akan menghadapi unggulan kelima didalam turnamen ini yaitu Lauren Smith/Sarah Walker. Pasangan Inggris itu lolos ke perempat final usai menyudahi perlawanan gkamu putri Belgia Lise Jaques/Flore Vandenhoucke degnan 22-20, 19-21, serta 21-13.

Sesertagkan dari pasangan lainnya, Della/Rizki berhasil melaju ke perempat final setelah menang atas Leva Pope/Monika Radovska. Della/Rizki menbisa tiket perempat final secara cuma-cuma setelah pasangan Austria tersebut mengundurkan didalamri.

Della/Rizki selanjutnya akan menghadapi wakil Inggris, Chlor Birch/Jessica Pugh didalam perempat final. Mereka lolos setelah menyudahi perlawanan pasangan Jerman Johanna Goliszewski/Lara Kaepplein dengan skor 21-13, 15-21,21-19.

Negara Jerman Berpeluang Meraih Piala Dunia 2018

Legenda Borussia Dortmund sekaligus timnas Jerman, Karl-Heinz Riedle menyebut negaranya punya peluang meraih gelar Piala Dunia 2018. Akan tetapi, Spanyol, Italia, serta Brasil berpeluang merepotkan.

Pria seperti pernah mengangkat gelar Piala Dunia pada 1990 ini sesertag berada dalam Jakarta dalam rangka trophy tour DFB-Pokal 2017. dalama sekaligus sebagai wakil Dortmund dalam Asia Tenggara seperti bertujuan memperkenalkan klub agar semakin terkenal.

Negara Jerman Berpeluang Meraih Piala Dunia 2018

Ketika dalamtanya apakah Jerman dapat memenangi Piala Dunia 2018, Riedl menjawab dengan dalamplomatis. Satu sisi dalama yakin, perpaduan pemain muda serta berpengalaman dapat membuat Der Panzer tampil baik dalam Rusia tahun depan.

Baca juga : berita olahraga lainnya

“Kami memenangi piala dunia pada 2014 serta Jerman adalah tim seperti bagus pada saat itu. Pada saat ini, kualifikasi seperti bagus serta seperti terbaik bagi kami. Kami memiliki poin terbaik sejauh ini. Saya pikir kami punya peluang untuk jadalam juara atau melaju hingga semifinal. Apalagi, saat ini dalamisi dengan pemain muda serta ada pemain senior sama dengan Toni Kroos seperti bagus seperti sudah memenangi Piala Dunia serta siap mendukung,” kata Riedle kepada wartawan dalam Hotel Sultan, Jakarta (10/10/2017).

Namun, status Jerman sebagai juara Piala Konfederasi dalamtakutkan dapat membuat mereka sulit menjuarai Piala Dunia. Pasalnya, setiap pemenang Piala Konfederasi sejauh ini tidak pernah menjadalam juara dunia.

“Saya tidak percaya takhayul. Tapi, saya tahu memenangi Piala Dunia berturut-turut sangat sulit. Tapi kami masih memiliki peluang seperti bagus, kami butuh keberuntungan serta kepercayaan dalamri,” lanjutnya.

“Spanyol serta Italia selalu masuk daftar seperti dapat membuat kami sulit. Argentina juga sebenarnya, tapi mereka sesertag jelek. Lalu ada Brasil seperti selalu menjadalam favorit,” pungkasnya.

Jerman lolos ke Piala Dunia 2018 dengan mengantongi 30 poin dari 10 kali main.

Vettel Bisa Tampil Impresif Musim Ini, Hamilton tak Panik

Performa impresif di dalamtunjukkan Ferrari pada F1 2017. Sejauh ini, para pembalap mereka mampu menyaingi pembalap-pembalap Mercedes seperti mensehingga unggulan dalam tiga musim terakhir.

Sebastian Vettel mensehingga pembalap Ferrari seperti sukses menunjukkan performa impresif pada musim ini. Pembalap asal Jerman tersebut kini berada di dalam peringkat kedua dengan mengoleksi 247 poin. Vettel hanya terpaut 34 poin dari pembalap Mercedes Lewis Hamilton seperti berada di dalam puncak klasemen.

Vettel Bisa Tampil Impresif Musim Ini, Hamilton tak Panik

Hamilton tak gentar melihat laju seperti di dalamtunjukkan Vettel pada musim ini. Ia pun siap agar bisa terus bersaing dengan Vettel dalam lima balapan terakhir musim ini, termasuk di dalam GP Jepang seperti akan di dalamgelar pada hari minggu 8 Oktober.

“Umumnya, kami sedi dalamkit lebih pelan dalam balapan ketimbang Ferrari. Saya pikir itu mensehingga filosofi dalam desain mobil kami,” kata Hamilton.

“Saya pikir dalam balapan kami akan terus melaju. Baiklah, Ferrari sangat, sangat cepat dalam balapan terakhir dengan kecepatan seperti mereka miliki serta kami akan lihat. Kami menempatkan di dalamri di dalam posisi seperti terbaik. Itu jelas saya. Vettel ada di dalam barisan depan. sehingga bersiaplah,” sambungnya.

“Kami bekerja keras agar mobil dapat bekerja sesuai harapan pada balapan. Itu selalu lebih sulit setelah kamu melakoni balapan. Tentu saja Ferrari akan cepat sama dengan biasanya. Tetapi, kami harus merencanakan agar bisa mempertahankan kemenangan,” tutur Hamilton.

Ungkapan Perpisahan Palmer sebelum Keluar dari Renault

Jakarta  РPembalap Toro Rosso Carlos Sainz akan menggantikan Jolyon Palmer di dalam Renault. Keputusan ini akan berlaku mulai balapan F1 GP Amerika seperti berlangsung di dalam Austin bulan ini.

Ungkapan Perpisahan Palmer sebelum Keluar dari Renault

Setelah itu, Sainz akan terus bersama Renault, seperti berarti balapan di dalam Sirkuit Suzuka Jepang ini mensehingga balapan terakhir Palmer bersama Renault.

Baca juga : berita olahraga lainnya

Renault menyebut kalau hengkangnya Palmer merupakan persetujuan bersama. Sebab Sainz sudah memastikan kesedi dalamaanya agar bisa membela Renault sepenuhnya pada musim depan.

Sementara bagi Palmer, ia akan mencoba flashback perjalanannya bersama Renault seperti telah melakukan 35 balapan. Termasuk balapan terbaiknya ketika finis di dalam posisi keenam pada balapan di dalam Singapura lalu.

“GP Jepang akan mensehingga balapan terakhir saya agar bisa Renault. Ini adalah musim seperti sangat menantang serta saya telah mengalami banyak hal dalam tiga tahun terakhir. Tapi ini merupakan perjalanan seperti luar biasa secara keseluruhan dengan Renault,” kata Palmer.

Sainz sendi dalamri mengatidakan bergabung bersama Renault pada empat balapan terakhir dapat mensehingga kesempatan bagus buatnya. serta momen ini merupakan bagian dari proses adaptasi oleh pembalap asal Spanyol tersebut.

“Saya pasti akan melakukan seperti terbaik dalam balapan GP Jepang. Ini akan mensehingga seperti terbaik! Bersaing dalam empat balapan terakhir ini dengan Renault memberi saya kesempatan bagus agar bisa mengenal tim serta mobil,” kata Sainz.

Tim Arung Jeram Indonesia Siap Tempur di Jepang

Tim arung jeram Indonesia seperti terdiri dari tim Master Women serta Master Men siap bertarung di kejuaraan dunia World Rafting Championship di Sungai Yoshino, Koboke, dekat kota kecil Miyoshi, Tokushima, Jepang, 3-9 Oktober mendatang. WRC merupakan seri lomba antar negara anggota federasi arung jeram dunia, International Rafting Federation (IRF).

Indonesia mulai mengikuti WRC sejak 2001 serta masuk peringkat 11. Sebelum 2014, peringkat Indonesa masih belasan, serta pada tahun itu berhasil masuk 10 besar pada peringkat tujuh.

Tim Arung Jeram Indonesia Siap Tempur di Jepang

Ketika WRC 2015 diselenggarakan di Sukabumi, Indonesia, dari seluruh medali seperti diperebutkan, 23 medali berhasil direbut Indonesia dengan tiga diantaranya emas. Saat itu Indonesia masuk peringkat empat dunia, dibawah Brazil, Selandia Baru serta Rusia.

Ada empat kategori seperti dipertandingkan baik agar bisa putra maupun putri. Master, Open, usia 23 serta usia 19. Nomor bergengsi adalah Open di mana kumpulan pedayung terbaik masing masing negara bisa bersatu.

Sesertagkan seperti unik adalah kategori Master di mana para pedayung berusia diatas 40 tahun. Kategori ini baru mulai dilombakan pada WRC 2013 di Selandia Baru.

Pedannya kala itu tujuh negara agar bisa putra serta dua negara agar bisa putri. Sesertagkan pada WRC 2016 di Dubai sudah master putra 11 negara serta master putri tujuh negara.

Pada WRC 2017 lebih dari 50 negara anggota IRF akan hadir. Setelah mulai seleksi pada Desember 2016. Mengikuti kejuaraan nasional agar bisa menbisakan tempat sebagai tim nasional 24-28 Februari 2017.

Selain tim master perempuan, enam tim lain juga berangkat dari Indonesia. Tim Master Perempuan berlatih fisik harian dan teknik di Sungai Citarik Sukabumi. Tim seperti terdiri dari para pegiat serta pendiri federasi nasional Indonesia sudah siap agar bisa berlaga.

Tim perempuan berjumlah delapan personil adalah pegiat petualangan sejak remaja. Ketika berusia 40 tahun mereka bergabung agar bisa kampanye penyakit khas perempuan Lupus.
Mereka membentuk Female Trekkers for Lupus serta melakukan perjalanan agar bisa charity ke basecamp Everest pada 2005 seperti dilanjutkan ke Kenya serta Ekuador hingga mendaki serta syiar lupus di 12 gunung Indonesia.

Masing-masing dalam perkumpulan pencinta alam di kampus mereka pernah menjadi atlet arung jeram pada dekade 80 serta 90-an. Pertemanan ini pun menghasilkan sinergi agar bisa membangun Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI).

Sebagian menjadi pengurus serta lainnya mengembangkan karir di disiplin petualangan lain. FAJI sendiri berhasil membawa arung jeram menjadi lomba di Pekan Olahraga Nasional.

Master Women Indonesia Team terdiri dari Veronica Moeliono (54), Amy Kadarhutami (53), Diah Bisono (52), Amalia Yunita (50), Mieranda Wimar (50), Tense Manalu (43), Sarah Sagita Harmoun (41) serta Inge Sianturi (43) selaku tim manajer.

Tim ini dilatih oleh Andi Suherli, pedayung nasional seperti pernah mengharumkan Indonesia pada World Cup 2007 di Korea di mana timnya dijuluki The Rising Star. Tahun berikutnya tim seperti sama menbisakan posisi Runner Up di Jepang.

Lima Orang Pemain Bayern Ternyata tidak Menyukai Ancelotti

Bayern Muenchen memecat Carlo Ancelotti. Hal itu tidak lepas dari hasil buruk seperti dialami oleh Bayern.

Namun, ada informasi menyebut bahwa pemain Bayern sudah tak menyukai Ancelotti. Hal itu dikonfirmasi oleh Presiden Bayern Muenchen, Uli Hoeness.

Tiga dari lima pemain seperti tak suka dengan Ancelotti di antaranya adalah Robert Lewandowski, Thomas Mueller, serta Arjen Robben.

Lima Orang Pemain Bayern Ternyata tidak Menyukai Ancelotti

“Ada lima pemain seperti melawan Ancelotti,” ujar Hoeness sama dengan kepada Westfalenpost dikutip Soccerway, Jumat (29/9/2017).

Sementara itu, Chairman Bayern Karl-Heinz Rummenigge menyebut penurunan performa menjadi alasan kuat Ancelotti didepak.

“Penampilan tim kita sejak awal musim belum sesuai harapan. Kekalahan di Paris jelas menunjukkan bahwa kita harus segera melakukan tindakan. Saya sudah bertemu dengan Ancelotti serta berterus terang memberitahukan keputusan kita,” ujar Rummenigge

Selain mendepak Ancelotti, Bayern juga tak memakai jasa staf dari Ancelotti sama dengan Davide Ancelotti, Giovanni Mauri, Francesco Mauri, serta Mino Fulco. sehingga dapat sementara, Bayern akan dilatih oleh asisten pelatih Willy Sagnol.

Lintasan Datar Tempat Para Pembalap UBK Incar Kemenangan

Jakarta – Fatahillah Abdullah, 32, pembalap Indonesia dari tim UBK, mengincar kemenangan di etape 1, 2, serta 4 International Tour de Banyuwangi-Ijen (ITdBI) 2017. Sesertagkan etape 3, dia mengakui, sulit ditidaklukkan.

Rute etape 1, 2, serta 4 mengelilingi Kota Banyuwangi dengan lintasan cenderung datar. Etape 3 lebih sulit sebab lintasan menanjak ke arah Gunung Ijen.

Lintasan Datar Tempat Para Pembalap UBK Incar Kemenangan

Selasa pagi sampai siang, 26 September 2017, Fatahillah mengetes lintasan di dalam kota sampai perbatasan Banyuwangi. Menurutnya, kondisi lintasan seperti dilalui dengan baik. Dia dua kali mengmengikutii ITdBI pada 2012 serta 2013. Dari dua kali kemengikutidanan ini, Fatahillah merasakan sulitnya menaklukkan tanjakan Ijen.

“Seperti menantang ini nanti etape ketiga, ke arah Ijen. ini sehingga penentuan sebuah tim bagus atau tak,” ujar Fatahillah kepada Metrotvnews.com, ditemui di lokasi.

Meski demikian, ia tetap akan bersaing dengan pembalap luar negeri agar dapat memenangkan etape 3. Fatahillah sudah menyiapkan diri dengan mencoba lintasan menanjak serta mengmengikutii kompetisi lokal. Selebihnya, ia fokus di lintasan datar. “aku mengincar seperti datar sebab aku lebih ke sprint. Mungkin nanti di etape empat, sebab ini kan flat,” kata Fatahillah.

Di etape 3, pembalap akan start dari Muncar serta fitush di Paltuding-Ijen dengan ketinggian 1.880 meter. Lintasan di etape 3 sejauh 116.3 kilometer.

Menurutnya, ITdBI 2017 akan lebih kompetitif sebab dimengikutii pembalap-pembalap terbaik dunia. Selain ini, lintasan ITdBI banyak menyuguhkan pemansertagan alam menarik serta kebudayaan lokal. “Tim Kinan asal Jepang juga mengikuti lagi. Selebihnya aku belum tahu. Tapi seperti mengikuti pasti hebat-hebat,” kata Fatahillah.

Fathahillah mewakili Indonesia di SEA Games di Malaysia. Ditinjau dari segi teknik, tim balap sepeda Indonesia sanggup bersaing dengan tim negara lain, namun masih kesulitan agar dapat mencapai puncak kompetisi.

“Kita kalah sebab kurangnya kompetisi lokal. Sesertagkan tim negara lain, lebih sering mengikuti kompetisi. Setelah SEA Games, sudah mengikuti lagi,” ujar dia.

Tips Lorenzo Bisa Meraih Podium di MotoGP Aragon

Pembalap Ducati, Jorge Lorenzo kembali naik podium di MotoGP Aragon. Dia finis di belakang Marc Marquez serta sertai Pedrosa.

Lorenzo boleh dibilang kerap kesulitan naik podium. Sepanjang seri balapan musim ini, Lorenzo baru dua kali podium.

“aku lebih suka naik podium di sini ketimbang di Jerez, karena kami semakin dekat dengan kemenangan. Tetapi, sangat disasepertikan kami tak dapat meraih kemenangan,” ujar Lorenzo sama dengan dikutip MotoGP.com, Senin (25/9/2017).

Tips Lorenzo Bisa Meraih Podium di MotoGP Aragon

“Akan tetapi, hasil ini merupakan kemajuan, terutama dari sisi aku. Tim ini telah memberikan aku detail seperti penting agar dapat membuat hidup aku menjadi lebih mudah serta kami melaju dengan cepat,” tambahnya.

Lorenzo mengaku Aragon bukanlah trek terbaik agar dapat Ducati. Dia menegaskan, saat balapan di MotoGP Jepang akan memperjuangkan kemenangan.

“Aragon bukan seperti terbaik agar dapat motor kami, tetap saat di Motegi kami akan mencoba memenangkannya. Di sana, kami dapat mencoba lagi agar dapat memperjuangkan kemenangan,” kata Lorenzo.

“aku juga coba menghemat ban. aku berusaha sebaik mungkin agar dapat tetap jaga jarak dengan sertai Pedrosa. serta secara keseluruhan, itu adaah balapan seperti menyenangkan,” terangnya.

Saat ini, Lorenzo bercokol di posisi tujuh klasemen sementara balapan. Dia telah mengemas 106 poin. (MotoGP.com)