Vinales Mempersembahkan Podium Kedua untuk Nicky Hayden

Maverick Vinales akhirnya bisa naik podium pada ajang MotoGP 2018. Tren positif itu ia raih setelah finis di posisi kedua pada MotoGP Amerika Serikat, Senin 23 April.

Vinales Mempersembahkan Podium Kedua untuk Nicky Hayden

Kemenangan tersebut tentu disambut bahagia karena Vinales belum merasakan podium pada musim ini. Sebelumnya, dia finis keenam pada MotoGP Qatar serta finis kelima pada GP Argentina.

Tapi, Hayden mengaku tidak bisa menikmati rasa bahagia itu sendirian. Oleh karena itu, ia pun ingin mempersembahkan pencapaiannya kepada pembalap tuan rumah, Nicky Hayden, yang meninggal dunia pada tahun lalu. BACA JUGAAlibi Rossi Usai Gagal Naik PodiumKata Iannone ketika Naik Podium Persertaa untuk SuzukiMarquez Tampil Lebih Cepat karena Kurang Percaya Diri
Brandconnect
Jangan Anggap Sepele, Ayah Berperan Penting dalam Keberhasilan Menyusui
“aku sangat menikmati balapan tadi meski mengalami masalah pada ban depan,” ujar Vinales ketika berkomentar sedikit tentang pencapaiannya.

“aku benar-benar bahagia serta ingin mendedikasikan pencapaian ini untuk Nicky (Hayden). Kami selalu mengenang dia,” tambahnya.

Vinales yang tergabung dengan tim Movistar Yamaha finis di posisi kedua dengan catatan waktu 41 menit 55.562 detik. Torehan tersebut sudah lebih cepat ketimbang rekan setimnya Valentino Rossi yang finis keempat.

Rebut Pole Position, Marquez Takkan Start dari Posisi Terdepan

Marc Marquez berhasil merebut pole position pada kualifikasi MotoGP Amerika, Minggu 22 April dini hari. Namun, hal itu menjadi sia-sia karena pembalap Repsol Honda itu tidak akan start dari posisi terdepan di Circuit of the Americas (COTA).

Marquez dijatuhi penalti tiga grid oleh panitia balap MotoGP yang membuatnya harus keluar dari posisi terdepan. Penyebabnya, Marquez terlibat insiden dengan pembalap Movistar Yamaha Maverick Vinales.

Seolah tak ada habisnya Marquez berulah dengan para pembalap tim rival. Kini, ia terkena penalti usai hasil investigasi menunjukkan ia mengurangi kecepatan motornya saat Vinales sedang berjuang mencetak catatan waktu terbaik di sesi kualifikasi.

Usai mengalami kecelakaan di tikungan 13, Marquez bergegas masuk paddock untuk kembali ke lintasan mengganti motornya. Saat itu, Vinales tampak kesal karena Maquez berjalan sangat pelan di lintasan.

Setelah sesi kualifikasi, panitia balap mengumumkan jika Marquez mendapatkan penalti tiga grid. Hal itu tentu langsung mengubah posisi start MotoGP Amerika pada Senin 23 dini hari WIB besok.

Marquez akan memulai balap dengan start dari posisi keempat. Sementara Vinales berhak mengisi start terdepan, diikuti Andrea Iannone di posisi kedua dan Johann Zarco di tempat ketiga.

Perubahan grid baris depan itu pun menimbulkan hal menarik. Marquez akan start berdekatan dengan Valentino Rossi yang menempati posisi kelima.

Indonesia Targetkan Juara Umum Kejuaraan Dunia Pencak Silat

Tim pencak silat junior Indonesia menargetkan meraih juara umum pada Kejuaraan Dunia Pencak Silat 2018 di Songkhla, Thailand, 23-29 April. Sebanyak 17 pesilat junior Indonesia yang akan berlaga di ajang tersebut dilepas langsung Deputi III Pembudayaan Olahraga Kemenpora Dr. Raden Isnanta M.Pd, Jumat 20 April.

“Tim Indonesia harus memasang target juara umum sebagai usaha mengembalikan kejayaan pencak silat yang merupakan cabang olahraga asli Indonesia. Negara-negara lain juga terus meningkatkan kemampuan atlet-atlet mereka dalam kejuaraan junior itu,” kata Isnanta.

Isnanta mengatakan hasil juara umum menjadi cerminan pembinaan atlet-atlet pencak silat usia muda di Indonesia yang telah dimulai dari Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) dan Sekolah Khusus Olahraga (SKO) yang ada di berbagai daerah di Indonesia.

Dalam kejuaraan yang diikuti 31 negara itu, Isnanta berharap tim Indonesia tidak memandang remeh lawan-lawan dari negara lain meskipun pencak silat merupakan cabang olahraga asli Tanah Air.

“Ada sekitar 100 negara yang telah membina atlet-atlet junior mereka dan ingin menjadi atlet-atlet juara dunia. Mereka saat ini baru memulai pembinaan tapi suatu saat akan terus meningkat karena diiringi keilmuan olahraga,” ujarnya.

Surono selaku manajer Tim Pencak Silat Junior Indonesia mengatakan bahwa melalui kejuaraan ini menargetkan tujuh medali emas untuk dapat dibawa pulang, yakni dari kelas A putri 39-43 Kg, kelas C putri 47-51 kg, kelas F putri 59-63 kg, kelas C putra 47-51 kg, kelas E 55-59 kg, kelas I putra 71-75 kg dan dua kelas lainnya dari sektor seni.

Lebih lanjut, Surono mengatakan bahwa tim yang dibawa merupakan juara satu Popnas (Pekan Olahraga Pelajar Nasional) dan Juara satu kejurnas PPLP. Hanya sebagian kecil yang diambil dari peringkat dua kejurnas PPLP sesuai dengan kebutuhan kelas.

Bekap PJ, Pelatih SM Minta Anak Asuhnya Kontrol Emosi

Satria Muda (SM) Pertamina menyatakan tidak silau kemenangan pertama di final Liga Bola Basket Indonesia (IBL) Pertalite 2017-2018 atas Pelita Jaya (PJ) Basketball dengan skor 73-63 di Britama Arena, Jakarta, Kamis 19 April.

Bekap PJ, Pelatih SM Minta Anak Asuhnya Kontrol Emosi

“Pertandingan belum selesai. Masih ada gim kedua,” ujar pelatih SM Youbel Sondakh usai pertandingan itu dikutip Antara.

Youbel pun berharap, semua pemainnya bisa bermain minimal seperti di pertandingan perdana di mana semua personel SM disebutnya berlaga dengan bagus.

Selain itu, dia mengingatkan agar pemainnya bisa mengendalikan emosi mengingat tingginya tensi pertandingan. Youbel tidak mau situasi seperti ketika melawan PJ di partai perdana final, saat point guard SM Hardianus terpancing emosi dan melakukan protes yang terlalu keras terhadap wasit.

Sikap tersebut menambah pundi-pundi personal foul-nya dalam pertandingan yang membuat pemain 26 tahun itu akhirnya terkena foul out dan dikeluarkan di kuarter keempat. “Semua memang bisa terjadi di final. Berikutnya, sikap seperti itu harus dikendalikan,” ujar Youbel.

Sementara kapten SM Pertamina Arki Dikania Wisnu meminta rekan-rekannya untuk tetap menjaga fokus demi memenangkan laga final selanjutnya dan menjadi kampiun IBL 2017-2018. “Kami harus fokus di gim kedua,” kata Arki.

SM berhasil menaklukkan PJ dengan keunggulan lima bola. Hasil itu membuat SM untuk sementara memimpin 1-0 di final yang berformat best of three dan tinggal memerlukan satu kemenangan lagi untuk menjadi juara IBL 2017-2018.

Pertandingan kedua final IBL 2017-2018 akan berlangsung pada Sabtu 21 April di Hall A Basket Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta, yang menjadi markas Pelita Jaya. GMSB juga akan menjadi arena untuk laga ketiga, Minggu 22 April, jika kedudukan final imbang 1-1.

Omelan Sang Ayah untuk Verstappen

Jos Verstappen ikut memberi komentar terkait insiden yang melibatkan anaknya, Max Verstappen, dengan Sebastian Vettel. Menurut sang ayah, Verstappen harus lebih banyak berpikir sebelum bertindak.

Max Verstappen menyeruduk ban kanan belakang Vettel pada saat ingin menyalip pembalap Ferrari tersebut di tikungan kedua Sirkuit Internasional Shanghai Tiongkok 15 April lalu. Ia mengaku bannya belakangnya sesaat terkunci saat melakukan pengereman.

Insiden tersebut menyebabkan mobil keduanya terpelintir dan berhenti sejenak. Meskipun masih dapat melanjutkan balapan, Vettel dikabarkan mengalami kerusakan yang membuatnya hanya finis di urutan kedelapan.

Sementara itu, Max Verstappen masih bisa merangsek ke depan dan menjadi driver keempat yang menyentuh garis finis. Akan tetapi, penalti sepuluh detik akibat insiden tersebut membuatnya turun ke posisi lima dan Lewis Hamilton naik ke atasnya.

Jos Verstappen yang merupakan mantan pembalap Formula 1 juga merasa anaknya bersalah atas insiden tersebut. Menurutnya, keadaan saat Max Verstappen akan menyalip Vettel dirasa tidak tepat.

“Meyalip Vettel saat itu tidak tepat, hampir tidak mungkin. Itu adalah kesalahan mengambil keputusan,” kata Jos Verstappen dikutip Motorsport, Selasa 17 April 2018.

“Dalam kondisi tertentu, Max harusnya berfikir lebih jauh. Dia harus lebih mengendalikannya (cara menyalip). Ia harus berpikir,” sambungnya.

Selain penalti sepuluh detik, Federasi Automobil Internasional juga menjatuhkan hukuman pengurangan poin kepada Max Verstappen. Pembalap asal Belanda yang kini berada di urutan kedelapan tersebut mendapat pengurangan dua poin.

Juara Proliga 2018 Dijuara Tim Bola Voli Putri JPE

Tim bola voli putri Jakarta Pertamina Energi (JPE) berhasil menjuarai Proliga 2018. Prestasi itu mereka raih setelah menaklukkan Bandung Bank BJB Pakuan pada fase final dengan skor 25-20, 25-18 dan 25-17.

Juara Proliga 2018 Dijuara Tim Bola Voli Putri JPE

Jalannya pertandingan berlangsung menarik di GOR Amongraga Yogyakarta pada Minggu 15 April. Meski menang tiga set langsung, BJB Pakuan tetap memberikan perlawanan dengan baik.

Salip menyalip poin sering terjadi saat memainkan set pertama. Namun, JPE tetap lebih unggul karena para pemainnya jarang melakukan kesalahan sendiri.

Novia Andrianti selaku kapten JPE tampil makin menawan pada set selanjutnya. Berkat kontribusinya melakukan spike maupun menjaga pertahanan, JPE bisa menyelesaikan laga dengan mudah.

Widi Triyono, Manajer JPE, mengaku puas dengan permainan dan pencapaian anak-anak asuhnya. Ia mengatakan, prestasi menjadi juara memang sudah ia tunggu sambil menjadi runner up sejak dua tahun yang lalu.

“Ini hasil yang sangat baik. Karena artinya kami sudah naik satu tingkat dari sebelumnya yang selalu menjadi runner up selama dua tahun,” kata Widi selepas pertandingan.

Klik: Vettel Sebut GP Tiongkok Milik Tiga Tim Papan Atas

Ia mengungkapkan, kemenangan ini juga tak lepas dari kecerdikan pelatih M. Anshori yang memberikan strategi dalam tiap pertandingan. Selain itu, taktik yang digunakan juga mampu membuat kebugaran dan kekompakan tim semakin terjaga.

“Dukungan direksi dan manajemen juga berperan dalam hasil pertandingan ini,” ujarnya.

Masalah Pemasangan Ban F1 akan Diseldiki FIA

Menjelang Grand Prix Formula 1 di Sirkuit Internasional Shanghai, Tiongkok, Federasi Automobil Internasional (FIA) akan menyelidiki masalah pemasangan ban mobil. Investigasi ini dirasa sangat perlu menyusul tragedi di GP Bahrain pekan lalu.

Masalah Pemasangan Ban F1 akan Diseldiki FIA

Masalah pemasangan ban menjadi sorotan pada FIA yang dinilai bukan lagi karena kebetulan. Pada tes pramusim 2018, masalah tersebut menimpa McLaren dan Haas yang membuat bannya copot ketika berpacu di trek Catalunya.

Teranyar, masalah tersebut menelan korban luka dari salah satu mekanik tim Ferrari pada sesi balapan di GP Bahrain. Francesco Cigorini mengalami cedera kaki setelah disenggol mobil Kimi Raikkonen saat bannya tengah diganti.

Akibat insiden tersebut, Cigorini harus dilarikan ke rumah sakit Bahrain untuk menjalani operasi. Beruntung, operasi mekanik Ferrari tersebut dikabarkan berjalan lancar.

Menjelang GP Tiongkok, Direktur FIA, Charlie Whitting, mengatakan pihaknya telah mendiskusikan masalah tersebut. Ia berharap tim lainnya untuk lebih berhati-hati dan belajar dari yang sudah terjadi.

“(Ya) tentu. (Fernando) Alonso kehilangan bannya pada tes dan kami menyelidikinya bersama McLaren, mereka memberim kami laporan. Kami telah mendiskusikannya dengan grup teknisi untuk memahami, dan untuk memastikan semua orang sadar bahwa hal ini bisa terjadi (kapan saja), semuannya belajar dari mereka,” kata Whitting.

GP Tiongkok akan digelar pada Minggu 15 Maret mendatang. Sementara itu, sesi latihan bebas dan kualifikasi akan dijadwalkan pada Jumat 13 Maret dan Sabtu 14 Maret waktu setempat.

Marquez Tidak Menghargai Pembalap Lain

Insiden senggolan Valentino Rossi dengan Marc Marquez di MotoGP Argentina, Minggu 8 April, menyedot perhatian sejumlah pihak. Pengamat MotoGP, James Toseland, bahkan menyebut Marquez tak punya rasa hormat kepada pembalap lain.

Marquez Tidak Menghargai Pembalap Lain

Insiden senggolan terjadi antara keduanya saat balapan di Sirkuit Termas de Rio Hondo tinggal menyisakan empat lap lagi. Rossi yang berada di posisi enam dipotong Marquez dari sisi dalam dan membuatnya kehilangan keseimbangan.

“Ada satu tikungan yang masih basah, dan itu adalah tikungan terakhir. Semua orang yang coba disalip Marquez, ia mencobanya di sana. Ia menunjukkan kurangnya rasa hormat terhadap pembalap lainnya,” ujar jelas mantan juara WSBK itu kepada BT Sport.

Senada dengan Toseland, legenda WSBK lainnya, Neil Hodgson dan Colin Edwards juga mengkritik Marquez. Pembalap asal Spanyol itu dinilai tampil arogan dan penuh amarah.

“Marquez memiliki keunggulan besar akhir pekan ini, hampir satu detik per putaran, dan karena itulah ia terlihat arogan,” Hodgson menambahkan.

“Anda menempatkan diri Anda sendiri dalam bahaya, dan juga pembalap yang Anda senggol, ini sangat tidak bisa dipercaya,” timpal Edwards.

Terjatuhnya Rossi di empat lap terakhir membuatnya harus puas finis di posisi 19. Sedangkan Marquez finis di atas Rossi di posisi 18 setelah mendapatkan ride-through penalty karena motornya mogok jelang start.

10 GOR untuk Venue Latihan Asian Games Sudah Disediakan Oleh Pemprov DKI

DKI Jakarta sebagai tuan rumah utama Asian Games 2018 terus dipersiapkan dengan matang. Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (Inasgoc) juga mengharapkan agar Ibu kota menjadi etalase utama sukses penyelenggaraan pesta olahraga bangsa Asia ini secara keseluruhan.

10 GOR untuk Venue Latihan Asian Games Sudah Disediakan Oleh Pemprov DKI

Hal itu menjadi pokok bahasan saat digelar Rapat Koordinasi jilid IV antara Inasgoc dan Pemprov DKI Jakarta yang berlangsung di Balai Kota, Jumat 6 April 2018. Rapat yang dipimpin Ketua Pelaksana Inasgoc, Erick Thohir dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, serta dihadiri para staf dari kedua lembaga itu menfokuskan pada evaluasi kemajuan dukungan yang dilakukan DKI Jakarta menuju Asian Games 2018.

“Kami memuji progress yang ditunjukkan Jakarta. Dua venue yang menjadi tanggung jawab ibu kota, venue sailing dan jetski akan selesai bulan Juni, dan rencananya akan dijadikan sports tourism. Target training venue juga saya harapkan selesai pada waktunya, sehingga masih punya jadwal untuk disertifikasi sebelum digunakan,” jelas Erick Thohir.

DKI Jakarta tengah menyesaikan renovasi 10 Gelanggang Olahraga yang akan menjadi training venue beberapa cabang di Asian Games nanti.

“Persiapan 10 GOR untuk mendukung atlet-atlet latihan sudah mencapai 80 persen. Saya targetkan beberapa minggu ke depan akan selesai. Intinya, kami siap menerapkan zero tolerance untuk persiapan Asian Games nanti. Kami akan all out dan terus berkoordinasi karena ini mempertaruhkan wajah DKI Jakarta dan nama baik Indonesia,” ungkap Wagub Sandiaga Uno.

Jakarta memang harus bersiap secara maksimal. Sebanyak 28 cabang olahraga dipertandingkan di wilayah Jakarta, baik yang tersebar di Kompleks Gelora Bung Karno, JIEXPO Kemayoran, dan beberapa lokasi lainnya. Selain mempersiapkan training venue, DKI Jakarta juga harus mengantisipasi kendala transportasi.

“Untuk masalah transportasi, saya yakin Jakarta sudah punya solusi. Termasuk saat upacara pembukaan dan penutupan Asian Games yang direncanakan akan menutup seluruh jalan di sekitar Gelora Bung Karno,” ujar Erick.

Asian Games 2018 akan digelar di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus sampai 2 September. Palembang akan menggelar 10 cabang olahraga.

Dovizioso Beranggapan Bahwa bukan Bersaing dengan Marquez Saja

Andrea Dovizioso membantah tudingan bahwa kejuaraan MotoGP musim ini hanya akan didominasi dirinya dan pembalap Repsol Honda, Marc Marquez. Pembalap Ducati itu menyebutk Valentino Rossi juga akan bicara banyak.

Dovizioso Beranggapan Bahwa bukan Bersaing dengan Marquez Saja

Dovizioso berhasil memenangkan Grand Prix pembuka MotoGP musim 2018 di Qatar pada 18 Maret lalu. Ia menjadi satu-satunya rider yang menyumbang poin untuk Ducati setelah rekan satu timnya, Jorge Lorenzo, terpaksa keluar dari balapan sebab masalah rem.

Persaingan ketat Dovizioso dengan Marquez sudah terlihat sejak GP pertama bahkan hingga lap terakhir. Buktinya, Mereka berdua menyentuh garis finis dengan jarak waktu hanya 0,027 detik setelah menampilkan adu drag yang spektakuler.

Meski begitu, Dovizioso tak merasa musim ini hanya akan menjadi ajang head-to-head-nya bersama peraih empat gelar juara dunia MotoGP tersebut. Rider asal Italia itu menyebutkan masih ada beberapa nama yang akan memanaskan persaingan.

“Saya ingin (hanya melawan Marquez) sebab itu akan lebih mudah, tetapi saya pikir tentunya masih ada Valentino (Rossi), Dani (Pedrosa), mungkin (Johann) Zarco, mungkin beberapa rider lainnya, bertarung untuk gelar juara. Saya sungguh percaya itu. Saya mengatakannya bukan sebab terpaksa,” kata Dovizioso dikutip Crash, Kamis 5 April 2018.

Dovizioso yakin motornya, Desmosedici GP, telah banyak berkembang setelah gagal membawanya menyelasikan balapan pada GP Argentina sirkuit Termas de Rio Hondo tahun lalu. Kemenangan di GP Qatar juga menjadi modal bagus untuk meraih hasil terbaik pada 8 April mendatang.

“Tahun lalu di Termas kami bersusah payah, tetapi Desmosedici GP telah banyak berkembang sejak saat itu dan setelah kemenangan di Qatar kami sangat antusias. Jadi, tujuan kami sekarang adalah untuk mendapatkan hasil yang bagus di Argentina,” ujarnya.