Logitech Meluncurkan Speaker Serta Keyboard Terbaru Dalam Tren RGB

kamu boleh menyukai atau membenci fitur LED RGB yang melekat di perangkat gaming atau aksesori, tapi harus diakui bahwa fitur tersebut menjadi daya tarik serta menciptakan suasana gaming yang nyaman.

Logitech Meluncurkan Speaker Serta Keyboard Terbaru Dalam Tren RGB

Logitech lewat merek Logitech G mengumumkan kehadiran speaker PC gaming yang membawa fitur LED RGB cerdas karena bisa selaras dengan game yang dimainkan, yakni Logitech G560 PC Gaming Speaker.

Menggapa disebut cerdas? LED RGB ini menghadirkan warna yang tidak asal nyala berganti-ganti warna, tapi menyesuaikan dengan kondisi atau jalannya game yang sesertag dimainkan secara real time lewat teknologi Logitech LIGHTSYNC.

Misalnya, kamu sesertag memainkan game Battlefield 1 dengan meserta pertempuran yang dipenuhi kobaran api, maka LED RGB di Logitech G560 PC Gaming Speaker akan menyajiikan warna yang menyerupai jilatan api tersebut. Disebutkan bahwa LED RGB di speaker ini menyediakan 16,8 juta warna dengan empat zona pencahayaan.

Selain itu Logitech juga menyediakan software untuk pengguna memilih area tampilan dalam game yang ingin warnanya dikutip serta disajikan oleh LED RGB di Logitech G560 PC Gaming Speaker.

Meskipun mengunggulkan fitur tersebut, Logitech mengklaim masih tetap memperhatikan kualitas audionya dengan teknologi 3D Audio serta DTS: X Ulltra 1.0 yang ditunjang opsi konektivitas mulai dari kabel USB, audio jack 3,5mm, serta Bluetooh sehingga speaker ini juga bisa digunakan untuk memutar audio dari perangkat selain PC.

Logitech juga merilis satu produk lagi, Logitech G512 yang menggunakan switch Romer-G milik Logitech sendiri serta juga dilengkapi LIGHTSYNC RGB. Keyboard ini hadir dengan dua versi switch, yakni Romer-G Tactile serta Romer-G Linear.

Logitech menuturkan switch khusus Logitech G ini menawarkan kecepatan hingga 25 persen lebih baik dibanding produk lain di pasaran pada jarak 1,5mm, dikombinasikan dengan aktuasi 45g yang ringan, untuk memberikan respon perintah yang instan.

Logitech menyebutkan bahwa kedua produk tersebut akan mulai tersedia di Indonesia bulan ini dengan harga Rp3 juta untuk Logitech G560, serta Rp1,7 juta untuk Logitech G512.

4G Jadi Landasan Kesiapan Jaringan 5G

Ericsson menyebut kesiapan jaringan 5G juga perlu mendapat dukungan dari kematangan jaringan generasi sebelumnya, 4G.

Sebab Ericsson menilai jaringan 5G bukanlah sekadar perubahan dan peningkatan dari jaringan sebelumnya yaitu 4G.

“4G adalah landasan untuk dapat menghadirkan jaringan 5G, sehingga, Indonesia perlu memastikan bahwa jaringan 4G di negara ini memiliki kematangan dan stabilitas yang baik untuk dapat menyambut kehadiran 5G,” ujar President Director Ericsson Indonesia & Timor Leste Jerry Soper.

Penyelesaian kesiapan jaringan 5G dari Ericsson ini juga disebut akan mampu mendukung strategi peta jalan Making Indonesia 4.0. Sebelumnya, strategi ini diumumkan Kementerian dan Perindustrian untuk menjawab tantangan di sektor industri, dan menjadikan sektor ini lebih maju.

Pada strategi peta jalan Making Indonesia 4.0, terdapat lima industri yang menjadi fokus implementasi di Indonesia yaitu makanan dan minuman (mamin), tekstil, otomotif, elektronik dan kimia.

Jaringan 5G juga dinilai Soper dapat membantu mendorong percepatan pertumbuhan sektor industri karena mampu mendukung komponen kunci strategi ini yaitu aplikasi berteknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR).

Untuk dapat menjadikan jaringan 4G sebagai landasan 5G, Soper menyebut terdapat sejumlah hal yang perlu disiapkan oleh pelaku industri dan pemerintah. Hal tersebut yaitu pengalokasian spektrum, melakukan proses uji coba di lapangan dan berkolaborasi antara pelaku sektor industri.

Ericsson mengaku telah menjalin kerja sama dengan sejumlah operator di seluruh dunia sejak tahun lalu, guna melakukan uji coba jaringan 5G karyanya. Selain itu, Ericsson menyebut akan memperluas ketersediaan jaringan 5G karyanya di seluruh dunia di masa mendatang.

Cosplayer Serta dan Pecinta Game Padati BSD

520 pecinta game dan costum pemain (cosplay) meramaikan kegiatan kompetisi game di acara DigiPlay 2018 di The Breeze BSD, Kabupaten Tangerang, Sabtu 14 April 2018.

Cosplayer Serta dan Pecinta Game Padati BSD

Kompetisi yang dimeriahkan belasan komunitas game lokal ini akan bertarung menunjukan penampilan terbaiknya, untuk memperebutkan hadiah senilai puluhan juta rupiah.

Rifky, 18, pelajar SMA dari Gading Serpong, kabupaten Tangerang menargetkan bisa masuk ke babak final dalam kompetisi DigiPlay Mobile Legends ini.

Dia yang datang bersama enam orang rekannya bisa unggul dalam turnamen Mobile Legends kali ini. Sejumlah kiat jitu, untuk bisa naik ke podium memperebutkan juara satu juga telah dia siapkan.

“Yakin menang, tahun lalu juara empat, tahun ini harus bisa juara pertama. Demi Rp20 juta,” kata dia. Rifky mengaku, untuk bisa menang dalam ajang kali ini, setiap harinya berlatih selama 5 jam.

“Kalau persiapan sudah matang, kita juga sudah sering bermain di turnamen-turnamen lain. Intinya chemistry tim sudah terbangun. Satu tim lima orang, dua cadangan,” kata dia.

Dalam ajang Digi Play 2018 ini, tak hanya Mobile Legends, cosplayer juga melombakan kreativitasnya untuk menjadi pemenang dalam ajang hari ini. Kiryu, 24, asal Jakarta, mengaku sudah mempersiapkan kostum terbaiknya untuk berkompetisi di ajang ini.

“Kalau saya spesialis karakter di game DOTA, kali ini saya sebagai Litch King, di game Dota 2,” ucapnya. Dia mengaku sudah seringkali mengikuti kejuaraan cosplay di berbagai daerah di Indonesia. Terakhir dia mendapat juara Runner Up diajang Indonesia Comic Con 2017.

Apri, 22, warga Jakarta Barat ini justru mengaku keikutsertaanya dalam ajang kompetisi tersebut untuk meghibur pengunjung yang datang. “Buat saya bisa menghibur pengunjung saja sudah senang. Kalau bisa menang itu nilai plus saja,” katanya.

Panji Himawan, ketua panitia acara menerangkan, kompetisi di bidang ekonomi kreatif ini dibagi ke dalam tiga katgori. Ada kategori lomba Mobile Legends, Cosplayer, dan Trading Card Games.

“Kegiatan ini mengundang komunitas kreatif di Indonesia untuk bersama-sama merasakan kesenangan menjadi bagian dari tumbuhnya ekonomi kreatif di Tanah air,” ucap dia.

Acara ini lanjutnya, juga memperkenalkan Budaya Pop (Pop Culture) dan Industri Kreatif di bidang esport. “Dengan adanya acara DigiPlay besar harapan Industri Kreatif di Indonesia semakin berkembang khususnya di bidang esport,” katanya.

Tips Untuk Melacak File Unduhan di Android

Meskipun terdengar sederhana, tidak semua orang dapat menemukan file yang telah diunduh, terutama para pengguna awal.

Tips Untuk Melacak File Unduhan di Android

Lalu, apa yang dimaksud dengan file unduhan? File tersebut adalah file yang Anda unduh dari peramban misalnya. Namun, file tersebut berbeda dengan file yang Anda unduh dari aplikasi, seperti WhatsApp.

Seperti yang disebutkan oleh AndroidPit, menemukan folder tempat penyimpanan file unduhan sangat mudah. Memang, antarmuka pada ponsel Android beragam. Namun, pada dasarnya, hal yang harus Anda lakukan tetap sama. Inilah cara mencari file yang telah Anda unduh.

1. Cari aplikasi File atau File Manager
Karena manufaktur ponsel Android bebas untuk membuat antarmuka untuk ponselnya, terkadang, nama dari sebuah aplikasi berbeda. Biasanya, untuk mengakses konten pada ponsel, Anda bisa menemukanya dalam aplikasi bernama File atau File Manager.

2. Masuk ke folder Download
Di sini, Anda akan menemukan semua file yang telah Anda unduh.
Pada ponsel yang menggunakan Marshmallow, Anda bisa menemukan folder Download pada bagian Settings > Storage & USB > Explore > Download.

CEO Baru Kaskus Kini dipimpin oleh Edi Taslim

Darta Media Indonesia atau Kaskus mengumumkan Edi Taslim sebagai Chief Executive Officer (CEO) terbarunya mulai bulan April 2018.

CEO Baru Kaskus Kini dipimpin oleh Edi Taslim

ada posisi yang dijabatnya ini, Edi menggantikan On Lee, dan sebelumnya menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) Kaskus sejak bulan November 2017 lalu.

“Saya diserahi tugas untuk menjaga sustainibility Kaskus sekaligus mengembangkan Kaskus agar lebih maju lagi. Kaskus memiliki keunikan karena melibatkan komunitas dalam konten yang dihadirkannya, tapi unik itu tidak berarti hebat. Kaskus ingin konten yang dihadirkan berdampak positif dan bermakna bagi pengguna,” ujar Edi Taslim.

Bersamaan dengan kehadirannya sebagai CEO Kaskus, Edi menyebut juga bertugas mengawal perbaikan dari segi program, produk dan teknologi, agar tetap dapat relevan dengan kebutuhan anggota forum yang teris berkembang dan berevolusi.

Perbaikan dan pengembangan portofolio ini disebut tetap berpijak pada keunikan Kaskus yaitu User Generated Content. Salah satu contoh produk yang telah dijadikan Kaskus sebagai anak perusahaan mandiri adalah garasi.id, platform yang menjadi wadah anggota jual beli mobil bekas.

Selain itu, Edi juga menyebut bahwa Kaskus akan menghadirkan produk baru pada tahun ini, yaitu Groups, serta terfokus pada program Kaskus Kreator.

Groups ditujukan mengakomodasi komunitas yang ingin mandiri agar dapat memiliki grup tersegmentasi sehingga dapat lebih otonom dan tetap dapat menikmati fitur yang dihadirkan Kaskus.

Program Kaskus Kreator yang telah diluncurkan sejak pertengahan tahun 2017 lalu turut menjadi fokus Kaskus pada tahun ini. Selain konten yang dihadirkan oleh anggota, Kaskus juga akan menambahkan konten orisinal dan konten kurasi.

Selain foto, konten orisinal dan terkurasi Kaskus akan dihadirkan melalui program video, dan Kaskus menyebut akan memperkenalkan program baru dalam waktu dekat.

Konten video tersebut akan melibatkan Key Opinion Leader (KOL) dan influencer dengan ketertarikan terhadap pokok bahasan yang menjadi topik pada video.

Edi turut menyebut pada pertengahan tahun 2018 ini, Kaskus akan menghadirkan tampilan antarmuka baru platform Kaskus, diyakini dapat mengakomodir kebutuhan pengguna, dengan tampilan lebih segar dan dapat memanjakan mata.

Inilah Tata Cara Merekam Video Game di PS4

Salah satu konten yang YouTuber sajikan adalah video gameplay atau permainan mereka yang direkam. Hal ini juga didukung dari kemampuan platform atau konsol gaming yang telah menyediakan fitur merekam seluruh aktivitas permainan.

Inilah Tata Cara Merekam Video Game di PS4

PlayStation 4 (PS4) misalnya, di dalamnya sudah terdapat fitur untuk merekam aktivitas permainan, yang natinya bisa Anda simpan dan sunting di PC atau laptop menggunakan software penyunting sebelum diunggah ke YouTube.

Medcom.id telah membuat panduan singkat untuk menggunakan fitur yang bernama video recording di konsol PS4.

1. Mengatur durasi video recording
Sebelum Anda masuk ke game dan merekam permainan Anda maka terlebih dahulu Anda harus mengatur durasi rekaman video atau video recording yang akan dibuat. Pada halaman home screen PS4 tekan tombol Share yang ada di controller.

Nanti akan tampil sebuah kolom berisi menu di sisi kanan layar. Pada kolom tersbeut pilih menu Sharing and Broadcast Settings. Maka Anda akan disajikan halaman menu yang baru berisi beberapa opsi menu pengaturan, pilih Lenght of Video Clip untuk mengatur durasi waktu rekaman video.

Apabilsa sudah, kembali ke halaman home screen dan masuk ke game yang ingin Anda mainkan dan rekam.

2. Cara mengaktifkan video recording di dalam game
Saat Anda tengah memainkan game dan bersiap untuk mulai merekam aktivitas permainan Anda. Anda harus menekan dua kali tombol Share dalam waktu singkat yang akan mengaktifkan fitur video recording.

Apabila berhasil, akan muncul ikon yang menandakan bahwa Anda sudah mengaktifkan fitur tersebut dan aktivitas permainan Anda sedang direkam.

Untuk menghentikannya atau menyelesaikan rekaman video yang dilakukan sebelum batas durasi, Anda cukup menekan tombol Share di controller tadi sebanyak dua kali dalam waktu singkat.

Anda akan melihat notifikasi di sisi kiri layar yang menyebutkan bahwa proses video recording telah selesai.

3. Mengambil video yang sudah direkam untuk dibagikan
Sebagian dari Anda mungkin lebih senang menyunting video yang akan diunggah lewat software khusus di PC atau laptop. Jadi Anda ingin mengambil video yang sudah direkam tadi.

Caranya, Anda kembali ke halaman home screen PS4 lalu pilih menu Capture Gallery yang ada di deretan game pada PS4.

Setelah itu pilih folder galeri berdasarkan game yang tadi Anda mainkan, di dalamnya Anda akan menemukan video yang sudah Anda rekam dan bisa dibagikan lewat flashdisk yang terhubung ke port USB PS4.

Microsoft akan Mengeluarkan Rp68,8 Triliun untuk IoT dalam 4 Tahun

Microsoft mengumumkan bahwa mereka akan menanamkan investasi USD5 miliar (Rp68,8 triliun) untuk mengembangkan produk, layanan dan program Internet of Things (IoT) dalam waktu empat tahun ke depan.

Microsoft akan Mengeluarkan Rp68,8 Triliun untuk IoT dalam 4 Tahun

Pengumuman ini muncul satu minggu setelah Microsoft melakukan perombakan organisasi sehingga mereka akan lebih fokus pada produk dan layanan “cloud cerdas” Windows, lapor ZDNet.

Sayangnya, Microsoft tak mengungkap berapa banyak uang yang telah mereka keluarkan untuk mengembangkan IoT hingga saat ini.

Corporate Vice President of Azure, Julia White berkata melalui blog post bahwa Microsoft berencana untuk terus mengembangkan sistem operasi IoT (yang didasarkan pada Windows 10), layanan cloud untuk mengatur perangkat-perangkat IoT tersebut dan analitik untuk mendapatkan insight atau informasi dari perangkat IoT itu.

Beberapa tahun belakangan, Microsoft memang memanfaatkan IoT untuk mendorong bisnis Azure mereka. Tahun lalu, dalam konferensi developer Build, Microsoft menjadikan “edge computing” sebagai salah satu tema utamanya.

Edge computing memungkinkan data yang dikumpulkan oleh perangkat IoT diproses sedekat mungkin dengan perangkat itu sendiri, tanpa harus dikirimkan ke data center atau cloud. Edge computing memungkinkan perusahaan menganalisis data penting hampir real-time.

Beberapa perangkat yang dianggap sebagai “edge device” — perangkat yang mengumpulkan data — antara lain headset Augmented Reality HoloLens, smartphone, dan PC.

Google Assistant Kini Hadir Dengan Bahasa Indonesia

Google meluncurkan Asisten Google dalam Bahasa Indonesia hari ini. Asisten virtual buatan Google ini pada awalnya diluncurkan pada Mei 2016.

Google Assistant Kini Hadir Dengan Bahasa Indonesia

Asisten tersebut bisa digunakan untuk smartphone Android yang telah menggunakan Android 5.0 (Lollipop) atau yang lebih baru.

Tidak hanya itu, Google juga menyediakan asisten virtual untuk pengguna iPhone. Asisten Google ini dapat dipasang ke perangkat berbasis iOS yang menggunakan versi iOS 9.1 ke atas.

Ada berbagai hal yang bisa Anda lakukan dengan Asisten. Beberapa di antaranya adalah mengirim SMS, menyetel pengingat dan alarm, dan meminta petunjuk arah.

Salah satu masalah yang biasa ditemui ketika menggunakan asisten virtual adalah karena ia hanya dibuat untuk memahami bahasa Inggris. Karena itu, biasanya ia tidak akan mengerti kata dalam bahasa Indonesia.

Namun, Google menyebutkan bahwa asisten virtual ini dapat mengerti hal-hal yang menjadi khas Indonesia, misalnya nasi goreng. Google membanggakan bahwa asisten ini bahkan bisa menerjemahkan kalimat ke bahasa Jawa.

Sama seperti Assistant, untuk mengakses Asisten Google dalam bahasa Indonesia, Anda bisa mengucapkan “Ok Google” atau menekan tombol Home selama beberapa waktu.

Google juga bekerja sama dengan beberapa developer, memungkinkan aplikasi dari pengembang itu diakses menggunakan Asisten Google. Beberapa aplikasi yang bisa diakses adalah Al-Qolam, Joox, KASKUS, Klikdokter, Mobile Legends, Tebak Gambar dan Vira dari BCA. Untuk mengaksesnya, Anda bisa mengatakan, “Ok Google, bicara dengan (nama aplikasi).”

“Asisten Google dalam Bahasa Indonesia pertama kali diluncurkan di Allo pada bulan Agustus 2017 lalu,” kata Veronica Utami, Head of Marketing dari Google Indonesia. “Kami berharap Asisten Google akan memudahkan aktivitas para pengguna.”

Kini Alat Pengisian Daya Nirkabel Sedang Dikembangkan Samsung

Menurut paten Samsung dari tahun 2016 yang baru saja dirilis oleh World Intellectual Property Organization (WIPO), raksasa teknologi ini tengah bekerja sama dengan perusahaan lain seperti Disney, mengembangkan alat pengisian daya nirkabel via udara.

Kini Alat Pengisian Daya Nirkabel Sedang Dikembangkan Samsung

Pengisian daya nirkabel saat ini adalah istilah yang salah, sebab terdapat kabel yang terhubung ke alas alat ke soket listrik. Namun, pengisian daya nirkabel via udara secara otomatis mulai mengisi daya baterai pada perangkat kompatibel saat berada di dalam jangkauan sinyal.

Paten ini menampilkan bahwa alat tersebut tak dilengkapi alas pengisian daya, serta daya ponsel tetap dapat terisi bahkan saat berada di saku. Paten Samsung yang didaftarkan di Korea Selatan ini menggambarkan metode untuk memfokuskan energi pada perangkat di dalam ruangan, yang dilengkapi dengan kemampuan pengisian daya nirkabel over-the-air (OTA).

Sistem ini akan memungkinkan perangkat mengisi daya secara nirkabel bahkan saat pengguna tengah berjalan di sekitar ruangan. Hal ini dimungkinkan berkat reflektor yang akan mengirimkan sinyal pengisian daya di sekitar ruangan tertutup tanpa hambatan.

Selain itu, sistem yang dinilai sebagai teknologi berguna ini diperkirakan akan tersedia dalam kurun waktu tiga hingga lima tahun mendatang.

Hingga saat ini masih belum diketahui dengan pasti, perusahaan yang akan menghadirkan perangkat ini terlebih dahulu, sebab sejumlah perusahaan teknologi lain juga dikabarkan tengah mengembangkan teknologi serupa.

Sebelumnya, perusahaan riset elektronik Tech Insights mengumumkan hasil analisisnya terkait biaya produksi Samsung Galaxy S9+. Hasil analisis ini menyebut bahwa kamera menjadi komponen termahal ketiga pada ponsel cerdas terbaru tersebut.

Samsung Galaxy S9 serta Galaxy S9+ juga dilaporkan akan menerima dukungan teknologi Augmented Reality Google dalam beberapa minggu mendatang, melalui update software. Sebelumnya, dukungan ARCore telah tersedia di perangkat Samsung lain seperti Galaxy S8, S8+ serta Note 8.

Sementara itu, Samsung Galaxy Tab Active 2 resmi diluncurkan di Amerika Serikat, setelah terlebih dahulu meluncur di Eropa pada akhir tahun lalu. Tablet ini dipasarkan seharga USD420 (Rp6 juta), sementara di Eropa, Samsung memasarkan tablet tersebut seharga EUR500 (Rp8,7 juta).