Samsung Galaxy Note FE, Rasa Beda di Bodi Sama

Sempat menjadi perbincangan luas berbagai kalangan akibat keluhan pengguna terkait insiden kurang menyenangkan yang disebabkan oleh permasalahan pada baterai, Samsung akhirnya memutuskan untuk menarik kembali phablet unggulannya, Galaxy Note 7 dari pasar.

Namun, keputusan tersebut bukan untuk selamanya, sebab Samsung kembali menghadirkan Galaxy Note 7 setelah investigasi penyebab insiden kurang menyenangkan tersebut membuahkan hasil manis.

Perangkat tersebut dipasarkan dengan nama baru, yaitu Galaxy Note Fan Edition (FE), yang hadir dengan tampilan fisik serupa dengan Galaxy Note 7. Lantas apa saja yang ditawarkan Galaxy Note FE ini? Simak ulasan berikut.

Desain
Secara tampilan luar, tidak terdapat berbedaan berarti antara Samsung Galaxy Note 7 dengan Galaxy Note FE. Perangkat ini masih hadir dengan bodi bertepi berlekuk, dan slot khusus untuk stylus di bagian bawah perangkat.

Desain yang diusungnya pun terasa nyaman saat digenggam, tidak terasa licin meski menggunakan bahan mengkilat. Sayangnya, bahan yang digunakan untuk membalut layar maupun bagian belakang ponsel cerdas ini rentan menyisakan noda sidik jari saat digenggam, sehingga mudah terlihat kotor.

Microsoft Siapkan Aplikasi Pendamping Foto untuk Android dan iOS

Microsoft melanjutkan fokusnya pada software untuk platform Android dan iOS, didorong oleh besarnya pengguna layanan karyanya di kedua platform tersebut. Microsoft dilaporkan mempersiapkan aplikasi lain setelah menghadirkan Edge dan Launcher di Android dan iOS.

Aplikasi baru yang tengah disiapkan oleh Microsoft untuk dua sistem operasi mobile terpopuler dunia tersebut akan disebut sebagai aplikasi Photos Companion. Aplikasi tersebut akan diluncurkan pada platform Android dan iOS, namun informasi detil terkait perilisannya belum tersedia.

Phone Arena melaporkan, Photos Companion memungkinkan pengguna mentransfer foto secara langsung dari ponsel ke PC via jaringan Wi-Fi. Namun, kedua perangkat harus menggunakan jaringan Wi-Fi yang sama untuk memungkinkan proses transfer terjadi.

Aplikasi Photos Companion akan ditujukan untuk pengguna yang tidak ingin atau tidak harus mengakses OneDrive, sebab OneDrive menawarkan kemampuan serupa. Selain itu, aplikasi ini ditujukan untuk mendorong konsumen lebih sering menggunakan fitur Photos pada PC.

Sementara itu baru-baru ini, Microsoft mengumumkan SwiftKey untuk Android versi terbaru tersebut kini juga mendukung delapan bahasa baru, yaitu Aceh, Kurpian, Kiribati, Nauruan, Kreole Jamaika, Persia Latin, Mingrelian dan Mizo.

Sebelumnya, turut beredar video yang menampilkan integrasi Surface Pen yang berfungsi pada ponsel Lumia, mendukung rumor terkait rencana Microsoft untuk menghadirkan smartphone di lini Surface. Namun, Microsoft diperkirakan membantah memiliki rencana tersebut, terlebih hingga memiliki prototipe tersebut, meski video telah beredar luas.

Microsoft juga menggulirkan sejumlah update salah satunya untuk Microsoft Launcher versi Android. Update tersebut berisi sejumlah perbaikan dan fitur baru, baik yang telah diminta pengguna sejak lama, maupun fitur yang benar-benar baru.

Inilah Cara Agar Email Anda Bisa Tampil Formal

Pernahkah Anda menerima email yang di akhir isinya tersebut dilengkapi informasi nama lengkap, pekerjaan dan alamat kantor serta nomor kontak? Jika iya, kesan apa yang Anda tangkap? Terasa lebih formal dan profesional bukan.

Sebetulnya, fitur ini bukan hanya untuk terlihat formal dan profesional, tetapi juga memudahkan orang yang menerima email tersebut untuk bisa lebih mudah di kontak. Penggunaannya pun tidak hanya untuk Anda yang bekerja di kantoran.

Apabila Anda seorang mahasiswa dan profesi lainnya, informasi tersebut menjadi bagian dari branding atau promosi diri Anda. Fitur ini sudah ada dalam layanan Gmail milik Google. Fitur tersebut bernama signature.

Mengapa harus menggunakan signature? Menulis informasi tadi bisa dilakukan secara manual di setiap email yang Anda tulis, tapi tentu saja cara ini melelahkan. Jika menggunakan fitur signature, informasi tadi secara otomatis selalu muncul di akhir isi email yang Anda tulis.

Cara menggunakannya juga tidak sulit, berikut Metrotvnews.com sudah merangkum cara menggunakan fitur signature. Anda bisa melakukannya lewat aplikasi Gmail di komputer maupun di smartphone. Tampilannya hanya berbeda sedikit tapi langkahnya sama. Kali ini, disajikan cara menggunakan fitur tersebut untuk pengguna smartphone.

1. Buka aplikasi Gmail dan masuk ke Pengaturan
Pertama, buka layanan Gmail dari aplikasi Gmail yang sudah tersedia di smartphone Anda. Tidak disarankan membukanya lewat peramban di smartphone karena tampilnya akan kurang jelas dan tidak nyaman.

Jika sudah lalu tekan ikon yang ada di sudut kiri atas tampilan Gmail. Nanti akan muncul kolom menu di bagian kiri tampilan layar. Geser kolom menu tersebut ke bawah hingga menemukan ikon bertuliskan Setting atau pengaturan.

2. Pilih akun Gmail yang Anda gunakan
Aplikasi Gmail mendukung penggunaan dua akun Gmail sekaligus. Fitur Signature pada setiap akun email bisa berbeda-beda tergantung keinginan Anda. Oleh sebab itu pilih dulu akun Gmail yang ingin diberikan fitur Signature.

3. Pilih menu Signature di akun Gmail
Langkah selanjutnya adalah Anda harus mencari menu Signature pada halaman pengaturan akun Gmail yang Anda pilih. Menu Signature terdapat di bagian bawah setelah menu Notifikasi.

Jika Anda memilih menu Signature, akan muncul kotak dialog yang bisa Anda tuliskan informasi diri yang nanti akan muncul di setiap bagian akhir isi email Anda. Biasanya, informasi tersebut berisi nama lengkap, profesi dan alamat kantor, serta kontak Anda.

Pada halaman menu Signature yang diakses lewat komputer Anda juga bisa memasukkan gambar ke dalamnya. Gambar tersebut biasanya berisi logo perusahaan maupun tanda tangan Anda.

Jika sudah selesai, pilih OK. Anda akan melihat bahwa menu Signature di halaman pengaturan akun Gmail Anda sudah terisi dengan informasi yang sudah Anda tuliskan tadi. Anda juga akan menjumpainya dalam setiap email yang Anda buat, baik email baru maupun email balasan yang Anda buat.

Rombak Tampilan, Apa yang Beda dari Tiket.com?

Tiket.com memperkenalkan tampilan dan fitur barunya hari ini, 21 November 2017, di Kempinski Indonesia. Perkenalan tersebut merupakan bagian dari hasil akuisisi Tiket.com oleh e-commerce Blibli.

“Akuisisi yang dilakukan pada bulan Juni kemarin boleh dibilang sebuah hadiah untuk Tiket.com yang sudah 6 tahun hadir di Indonesia. Lantas pertanyaannya, kalau sudah diakuisisi kita mau ngapain? Ya kita mulai langkah baru setelah akuisisi tersebut,” ungkap Chief Communication Officer & Founder Tiket.com Gaery Undarsa.

Menurutnya di Indonesia sektor pariwisata adalah salah satu sektor yang terus tumbuh apalagi di era digital dewasa ini. Oleh sebab itu penting bagi Tiket.com untuk mengembangkan layanannya setelah proses akuisisi yang diterima.

Disebutkan bahwa nilai ekonomi digital di Indonesia di tahun 2025 nanti akan mencapai USD81 miliar setara Rp240 triliun. Dari total angka tersebut, 20 persennya berasal dari sektor pariwisata.

“Makanya kita juga terus melakukan perbaikan dalam layanan kami, misalnya membuat aplikasi kami semakin mudah dipergunakan serta menambah fitur dan nilai tambah layanan kami sehingga berbeda dengan layanan lainnya,” imbuh Gaery.

Dalam acara tersebut Tiket.com memperkenalkan logo baru serta fitur baru, di antaranya adalah Smartt Roundtrip, Smart Traveler, dan Smart Refund. Smart Roundtrip mempermudah konsumen untuk mencari tiket perjalanan berangkat sekaligus pulang.

Apabila biasanya konsumen harus mencari tiket perjalanan berangkat dan pulang secara terpisah, dengan fitur ini tampilan pencarian jauh lebih mudah. Smart Traveler memudahkan konsumen mengisi data pembeli tiket lewat aplikasi jauh sehingga jauh lebih mudah dan praktis.

Lalu, Smart Refund diklaim Gaery akan jadi fitur yang meningkatkan loyalitas konsumen jasa travel. Jadi pengguna bisa mengajukan refund tiket yang telah dibeli lewat aplikasi Tiket dan Gaery menjamin bahwa refund akan diterima dalam jangka waktu minimal 14 hari.

Untuk layanan yang akan diunggulkan oleh Tiket, Gaery menyebutkan layanan pemesanan tiket seperti masuk taman hiburan akan semakin digencarkan. Berdasarkan penuturannya dua layanan tersebut akan sangat membantu layanan wisata di tiap kota tujuan.

“Kalau pesan moda transportasi online di destinasi kadang sulit untuk beberpa desitinasi wisata. Jadi solusi seperti sewa mobil lebih bisa diandalkan. Selan itu kita juga akan bekerjasama dengan taman hiburan setempat yang selama ini kurang atau baru terkespos, misalnya taman hiburan di kawasan Batu, Malang, di Jawa Timur.

Startup Sewa Sepeda Tutup, Pemilik Bawa Kabur Uang Pelanggan?

Perusahaan berbagi sepeda online terbesar ketiga di Tiongkok dikabarkan mengalami masalah keuangan, di tengah konsolidasi industri di negara Tirai Bambu tersebut.

Bluegogo telah menghabiskan CNY600 juta (Rp1,2 triliun) yang didapat dari investor tahun ini sejak ia didirikan oleh CEO Li Gang dan menyediakan 700 ribu sepeda di berbagai kota di Tiongkok.

Sering disebut “Uber untuk sepeda”, perusahaan-perusahaan berbagi sepeda ini memenuhi jalan-jalan di Tiongkok dengan sepeda berwarna oranye, kuning dan biru. Sepeda-sepeda saling bertumpuk adalah pemandangan yang biasa dilihat, lapor The Guardian.

Perusahaan persewaan sepeda online ini memungkinkan pelanggan menyewa sepeda menggunakan smartphone mereka. Sepeda yang disewa bisa ditinggalkan di mana saja.

Tergantung perusahaan, pengguna hanya perlu membayar deposit CNY99 (Rp202 ribu) sampai CNY299 (Rp609 ribu). Ongkos sewa sepeda kemudian dihitung berdasarkan lama penggunaan, setiap 30 menit.

Namun, Bluegogo dilaporkan tengah bermasalah. Media sosial di Tiongkok diramaikan oleh para pengguna yang memprotes bahwa mereka tidak bisa mendapatkan kembali deposit yang mereka titipkan. Selain itu, muncul kabar bahwa Li telah melarikan diri dari Tiongkok.

Bluegogo mengklaim bahwa mereka memiliki 20 juta pelanggan di seluruh Tiongkok. Itu berarti, perusahaan pernah memegang setidaknya CNY1,98 miliar (Rp4 triliun) dalam bentuk deposit. Namun, saat ini, masih belum diketahui berapa banyak uang yang dipegang perusahaan.

Menurut rumor yang beredar di media sosial Tiongkok, Li telah pergi dari Tiongkok, memaksanya membuat pernyataan di profilnya. “Saya selalu ada di Tiongkok, bertarung di garis depan untuk meminta maaf,” ujarnya.

Dalam suratnya, Li menuliskan operasi Bluegogo akan diambil alih oleh startup sewa sepeda online lainnya. Ketika wartawan Tiongkok mendatangi kantor Bluegogo, kantor tersebut terkunci dan terlihat telah ditinggalkan. Bluegogo juga tidak menjawab email atau SMS yang meminta komentar.

Pencipta Pakaian Iron Man Masuk Daftar Rekor Dunia

Pakaian canggih ala Iron Man masih menjadi daya tarik untuk dikembangkan. Beberapa waktu lalu, seorang pria asal Inggris berhasil membuat pakaian tersebut dan masuk daftar Guiness World Records.

Richard Browning, mantan Marinir Inggris menciptakan pakaian ala Iron Man dengan 3 buah mesin jet yang terletak di tiap tangan, totalnya ada 6 buah mesin jet dengan bahan bakar kerosene. Dia berhasil terbang dengan kecepetan 32,02 km per jam, meskipun tidak dengan ketinggian hingga lebih dari 2 meter.

Guiness World Records memasukkan karya Browning bukan hanya karena canggih, tetapi juga karena mampu menciptakan pakaian dengan mesin jet yang berhasil membuat kecepatan laju tercepat sejauh ini dan berhasil didemokan.

Dilaporkan oleh Engadget, kabar mengenai pengembangan pakaian jet tersebut pertama kali terdengar pada bulan Maret lalu. Disebutkan oleh Browning, biaya pembuatannya sebesar USD50.000 atau setara Rp677 juta. Namun, biaya tersebut ditanggung oleh pihak Red Bull sebagai penyandang dana untuk proyek ini.

Pakaian jet yang diberi nama Daedalus ini memiliki bobot 22kg yang akan sangat terasa berat bagi seseorang yang tidak terbiasa dengan kegiatan olahraga fitness atau body building. Menariknya, Browning membuat seluruhnya dengan klaim bahwa teknologi tersebut aman.

Dia menjelaskan bahan bakar kerosen tidak mudah meledak atau terbakar ketimbang bahan bakar lainnya, apalagi dia menggunakannya dalam jumlah yang tebilang sedikit. Selain itu, dia menyiapkan ‘dead-man switch’ yakni sebuah tombol yang jika tidak ditekan secara otomatis pakaian jet tersebut akan berhenti berfungsi, sehingga kendalinya lebih aman.

Untuk desainnya, Browning menyebutkan penggunaan mesin jet di bagian tangan sekaligus kaki dianggap masih sulit untuk dikendalikan saat terbang. Akhirnya, dia memutuskan hanya menggunakan mesin jet di bagian tangannya.

Dia juga menambahkan sebuah perangkat helm Sony yang dimodifikasi sehingga bisa menampilkan informasi bahan bakar dari pakaiannya. Benar-benar menyerupai pakaian jet ala Iron Man.

Lagu Cover YouTube Bagi Tulus

Tulus menjadi salah satu musisi yang diundang ke dalam acara YouTube FanFest yang diadakan pada 10-12 November. Dalam konferensi media, dia sempat mengungkapkan harapannya bahwa akan semakin banyak konten di YouTube yang mendidik.

Ketika ditanya soal hak kekayaan intelektual, dia merasa bahwa keadaan di Indonesia sudah membaik. “Tidak hanya berhenti di kesadaran, negara kita juga sudah punya peraturan terkait itu,” katanya saat ditemui di Hotel Sheraton, Jumat (10/10/2017).

“Kekayaan intelektual itu memang satu hal yang sangat esensial dalam berkarya,” ujarnya sebelum menyatakan dukungannya atas segala sesuatu yang berhubungan tentang copyright.

“Saya sih senang saja,” jawab Tulus ketika ditanya apa pendapatnya ketika lagu miliknya dinyanyikan oleh orang lain. “Kalau lagu kita di reintepretasi oleh orang lain, itu menyenangkan,” katanya.

“Namun, ada peraturan tentang batasannya. Jangan sampai nanti karyanya dijual, jadinya itu sesuatu yang ilegal.”

Tulus mengaku, dia tidak pernah mempermasalahkan jika ada kreator YouTube yang membuat cover dari lagunya. “Kalau cover sih saya senang, jualnya itu yang ilegal,” katanya.

Sekilas, dia bercerita tentang bagaimana lagu cover dari karyanya dijual di platform digital. Lebih lanjut ditanya soal monetisasi video di YouTube, dia merasa masih belum tahu pasti soal peraturan dalam platform video di bawah Google tersebut.

Masalah tentang lagu cover memang sempat ramai pada bulan September lalu. Untungnya, YouTube sendiri memiliki metode yang disebut oleh Content ID, yang dapat menentukan apakah sebuah konten mengandung material yang memiliki hak cipta.

Jika ya, maka sistem tersebut akan secara otoamtis mengklaim sebuah video atas nama sang pemegang hak cipta. Sang pemegang hak cipta bisa bebas menentukan apa yang mereka akan lakukan terkait video cover tersebut.

Opera Perbaiki Browser untuk Desktop

Opera meluncurkan update Opera Browser versi desktop. Update tersebut dilengkapi dengan fitur snapshot editing, pencarian pop-up, integrasi aplikasi pesan populer, serta dukungan untuk konten Virtual Reality (VR).

‚ÄúTahun ini, kami meluncurkan konsep browser baru, Opera Neon, yang benar-benar mencerminkan imajinasi masyarakat akan sebuah browser. Saat ini, tim kami terus menyempurnakan sekaligus menerapkan beberapa konsep baru sebagai bagian dari proyek yang kami namai Reborn atau lahir baru,” Head of Opera Browser, Krystian Kolondra.

Fitur snapshot kini hadir dengan editing tools dan selfie mode, memungkinkan pengguna memberikan sentuhan personal terhadap screenshot yang ingin mereka simpan atau bagikan.

Setelah merekam screenshot, editing tools termasuk pensil, panah, blur, zoom, emoji dan kamera selfie, akan muncul di bagian atas.

Sementara itu, integrasi aplikasi pesan yang didukung pada update browser Opera tersebut termasuk Facebook Messenger, WhatsApp, Telegram dan VK. Hal tersebut diklaim Opera memungkinkan masyarakat menggunakan komputer serupa ponsel tanpa perlu memasang software tambahan.

Pemutar video VR 360 pada update ini diperkenalkan dalam versi developer Opera 49. Kehadiran fitur tersebut memungkinkan perangkat dengan kompatibilitas dengan OpenVR, serta HTC Vive dan Oculus Rift menikmati konten video 360 derajat.

Opera juga menghadirkan menu Eay Setup baru, berisi shortcut fitur umum yang dapat disesuaikan. Kehadiran menu ini diklaim mampu membantu pengguna untuk mengatur tampilan Opera Reborn terkait tema, designer wallpapers, bookmark, dan pilihan sidebar.

Easy Setup juga diklaim memudahkan pemindahan bookmarks serta data dari browser lama dan menjadikan Opera sebagai browser baru.

Tidak hanya fitur baru, Opera juga menghadirkan perbaikan pada sejumlah alat di browser versi desktop karyanya tersebut.

Fitur yang mendapatkan perbaikan tersebut termasuk pencarian pop-up dapat mengubah 32 unit pengukuran, 14 zona waktu dan 37 mata uang, ikon extension di sebelah kanan dan dapat diatur ulang, mode pribadi yang lebih baik, serta algoritma pencarian lebih baik.

 

Kemdikbud Sebut Agama dan Penghayat Kepercayaan Dua Domain Berbeda

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengatakan agama dan penghayat kepercayaan dua domain yang berbeda. Kemdikbud menilai penghayat kepercayaan saat ini dominan tradisi dan budaya.

“Kalau sekarang definisinya dianggap sebagai tradisi,” kata Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid kepada Metrotvnews.com, Kamis 9 November 2017.

Dari sisi nilai-nilai budaya, tentu keberadaan kelompok penghayat kepercayaan menambah khazanah budaya nusantara yang beragam. Ini menjadi tugas dari Kemdikbud untuk melestarikan nilai dan tradisi yang sudah ratusan tahun turun temurun. “Kita kan enggak ikut campur mengurusi isi dan bentuk dari kepercayaannya,” ujar Hilmar.

Hal ini sudah berlangsung sejak tahun 70-an. Meski tak mencampuri kepercayaan yang mereka anut, Kemdikbud tetap menjamin para penghayat kepercayaan bisa menjalankan kepercayaan yang mereka yakini. “Dianggap sejalan dengan koridor dan tatanan negara hukum, ya engga masalah,” ucapnya.

Sementara dari sisi urusan agama dalam status sipil, hal itu menjadi ranah Kementerian Dalam Negeri. Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) sejatinya berdampak kepada Kemendagri melalui Ditjen Dukcapil. Adapun apakah penghayat kepercayaan sesuai dengan enam agama resmi di Indonesia yang diakui menjadi urusan Kementerian Agama.

“Karena bukan domain kita menentukan mana yang sejalan dengan sistem hukum Indonesia mana yang tidak,” pungkasnya.

Dari data Direktorat Kepercayaan YME dan Tradisi Kemendikbud mencatat ada 187 kelompok penghayat kepercayaan yang tersebar di 13 provinsi di Tanah Air. Jawa Tengah menjadi provinsi terbanyak penghayat kepercayaan dengan 53 kelompok.

Sebelumnya, MK mengabulkan permohonan uji materi terhadap Pasal 61 Ayat (1) dan (2), serta Pasal 64 ayat (1) dan (5) Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan (UU Adminduk). Putusan ini membuat penghayat kepercayaan mendapatkan pengakuan negara dalam sistem administrasi kependudukan.

Permohonan uji materi dengan perkara 97/PUU-XIV/2016 itu diajukan Nggay Mehang Tana, Pagar Demanra Sirait, Arnol Purba, dan Carlim. Para pemohon merupakan penghayat kepercayaan dari berbagai komunitas kepercayaan di Indonesia.

Canon Boyong Mirrorless EOS M100 ke Indonesia, Seperti Apa?

Canon merilis kamera mirrorless baru, EOS M100. Kamera ini sudah dilengkapi dengan fitur terbaru yang memungkinkan hasil foto dapat terlihat lebih baik. Ia diklaim menyasar pengguna pemula yang ingin menggunakan kamera sekaligus menjadi pelengkap gaya dan penampilan.

EOS M100 hadir dengan sensor CMOS APS-C beresolusi 24,2MP didukung prosesor DIGIC 7. Kombinasi tersebut diklaim membuat kamera ini bisa melakukan pengambilan foto secara optimal di kondisi minim cahaya. Sama seperti kamera Canon lainnya, ia juga sudah dilengkapi dengan teknologi Dual Pixel CMOS AF untuk auto focus yang cepat.

Bagi Anda yang suka melakukan selfie atau swafoto, kamera ini juga memiliki layar LCD yang bisa ditekuk 180 derajat. Karena sudah mendukung perekaman video Full HD 60p, kamera ini juga bisa digunakan sebagai perangkat melakukan vlog yang sedang menjadi tren.

EOS M100 dapat digunakan untuk memotret secara kontinu hingga kecepatan 6,1fps dalam kondisi fixed AF dan 4,0fps dengan mode servo AF. Dengan kecepatan pengambilan gambar tersebut, Anda sudah bisa mengambil berbagai momen dalam sekali pengambilan gambar.

Canon EOS M100 hadir dengan dua pilihan kit lensa, yaitu EF-M15- 45mm f/3.5-6.3 IS STM dan EF-M15- 45mm F3.5-6.3 IS STM + EF-M22 f/2 STM. Kamera ini dibanderol mulai dari Rp8.300.000.