Menpora Berharap Akan Ada Banyak Atlet Berprestasi dari Pondok Pesantren

Menteri Pemuda serta Olah Raga (Menpora) Imam Nahrawi berharap agar pondok pesantren dapat membisertai lahirnya atlet-atlet berprestasi. Hal tersebut dikatakan Menpora saat menghadiri acara Karnaval Budaya sekaligus memperingati hari lahir ke-33 Pondok Pesantren Asshidiqqiyah Jakarta.

Menpora Berharap Akan Ada Banyak Atlet Berprestasi dari Pondok Pesantren

“Jadi ke depan kita harap banyak atlet dari pondok pesantren, ketika dia bertanding Badminton, Taekwondo, Pencak Silat sambil dalam hatinya menghafalkan Al Quran. serta yang harus kita dukung atlet-atlet sumbernya juga dari santri pondok pesantren,” kata Menpora.

Menpora mengaku mendorong pondok pesantren agar dapat menggalakan semua kegiatan yang bermanfaat. tak hanya itu, tetapi juga mengasah kemampuan di bisertag olah raga, agar menjadi santri plus atlet berprestasi.

“Seperti yang kita ketahui banyak santri-santri di Pesantren Asshidiqqiyah yang mendulang prestasi di bisertag olahraga, kita harus terus mendukung serta mengembangkan potensi tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut Menpora m6bahkan, dengan banyak santri yang tumbuh menjadi atlet dapat membawa nama Indonesia semakin disegani oleh negara-negara lain.

“Olahraga itu menjadi tolak ukur sebuah bangsa itu besar, sebuah bangsa itu dapat sejajar dengan bangsa yang lain. Ini sangat sangat penitng agar dapat memadukan kekuatan fisik, kekuatan rohani, kekuatan jasmani serta kelak dari santrilah Indonesia semakin jaya di masa depan,” tambahnya.

Perwakilan Ganda Putri Tembus Perempat Final

Dua wakil ganda putri Indonesia didalam turnamen Belanda Open Super Series 2017 kompak menembus perempat final. Hasil itu didalamraih oleh pasangan Anggia Shitta Awkamu/Ni Ketut Mahadewi Istarani serta Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradidalampta usai menyingkirkan lawan-lawannya didalam babak kedua, hari jumat 13 Oktober.

Perwakilan Ganda Putri Tembus Perempat Final

Anggia/Ni Ketut lolos ke perempat final setelah didalam babak kedua menyingkirkan pasanga Prancis Delphine Delrue/Lea Palermo. Anggia/Ni Ketut seperti menjadidalam unggulan pertama didalam luar dugaan menbisa perlawanan sengit.

Baca juga : berita olahraga lainnya

Mereka harus melalui babak kedua dengan bermain rubber game. Unggul didalam game pertama dengan 21-19, wakil Prancis sempat membalas 19-21 sebelum kembali didalamtidaklukkan pada game penentu dengan skor 21-10.

Anggia/Ni Ketut selanjutnya akan menghadapi unggulan kelima didalam turnamen ini yaitu Lauren Smith/Sarah Walker. Pasangan Inggris itu lolos ke perempat final usai menyudahi perlawanan gkamu putri Belgia Lise Jaques/Flore Vandenhoucke degnan 22-20, 19-21, serta 21-13.

Sesertagkan dari pasangan lainnya, Della/Rizki berhasil melaju ke perempat final setelah menang atas Leva Pope/Monika Radovska. Della/Rizki menbisa tiket perempat final secara cuma-cuma setelah pasangan Austria tersebut mengundurkan didalamri.

Della/Rizki selanjutnya akan menghadapi wakil Inggris, Chlor Birch/Jessica Pugh didalam perempat final. Mereka lolos setelah menyudahi perlawanan pasangan Jerman Johanna Goliszewski/Lara Kaepplein dengan skor 21-13, 15-21,21-19.